#比特币跌破8.4万美元
Likuidasi melonjak 235% dalam semalam, posisi leverage senilai 547 juta dolar AS terpaksa ditutup. Namun, pemicu aksi jual ini sama sekali bukan berasal dari dunia kripto 🦖
📣 盘面异动群里喊
Dini hari 7 Oktober, Bitcoin turun menembus 84.000 dolar AS. Penyebab langsungnya bukan dari blockchain, melainkan Iran meningkatkan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz. Harga minyak mentah Brent langsung melonjak hingga 101 dolar AS per barel, sekaligus mendorong imbal hasil obligasi AS dan dolar menguat.
Ledakan sesungguhnya terjadi di pasar derivatif. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar melonjak 235% sekaligus, mencapai 547 juta dolar AS. Posisi terkait Ethereum menyumbang 174 juta dolar AS. Ethereum sendiri berada di sekitar 2.600 dolar AS, turun 3,5% dalam sehari 💥
Semakin kecil asetnya, semakin parah penurunannya. Indeks CoinDesk 80 yang melacak sekeranjang aset kripto berkapitalisasi kecil turun hampir 4% dalam 24 jam, sedangkan CoinDesk 5 yang mewakili aset-aset utama hanya turun 2,5%. Sektor DeFi merosot hampir 6%, sementara indeks koin meme turun sekitar 5%. Hampir hanya SAND, PUMP, dan STX yang masih naik. Karakteristik leverage aset-aset kecil benar-benar terlihat jelas dalam gejolak kali ini 📉
Ada satu detail yang sangat menarik untuk dicermati: ETF spot Bitcoin masih mencatat arus masuk bersih sebesar 119 juta dolar AS pada Selasa, hari keempat dari lima hari perdagangan terakhir yang mencatat arus masuk bersih. Artinya, dana di pasar spot masih masuk secara bertahap. Pihak yang terutama terkena likuidasi adalah para trader kontrak yang menggunakan leverage.
Lihat juga pasar derivatif: volume perdagangan kontrak 24 jam naik 16% menjadi 182,85 miliar dolar AS, tetapi open interest justru turun tipis 1% menjadi 152,6 miliar dolar AS. Posisi short menyumbang lebih dari 52% volume taker. Volume perdagangan meningkat, posisi terbuka tidak berubah, dan penjual kembali mendominasi. Ini menunjukkan bahwa pelaku pasar bukan sedang membuka posisi baru untuk bertaruh harga akan naik, melainkan menyesuaikan posisi dan menentukan arah ⚡
Jadi, penurunan kali ini lebih tepat disebut sebagai dampak pengetatan kondisi makro daripada masalah yang muncul dari dunia kripto. Saat harga minyak naik, dolar menguat, dan imbal hasil obligasi AS meningkat, aset berisiko pun sama-sama tertekan. Bitcoin saja yang kali ini tidak luput.
Hal yang benar-benar perlu diperhatikan selanjutnya adalah risalah rapat Federal Reserve bulan September yang akan dirilis malam ini. Dalam rapat tersebut, suku bunga baru saja dinaikkan 25 basis poin. Sementara itu, data ketenagakerjaan yang belakangan melemah sudah membuat pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga lagi pada Oktober makin kecil. Apakah risalahnya bernada sabar atau tetap mengisyaratkan satu kenaikan lagi sebelum akhir tahun akan menentukan arah pergerakan aset berisiko dalam jangka pendek ⚠️
Pandangan saya sederhana: likuidasi senilai 547 juta dolar AS memang terdengar mengerikan, tetapi ini lebih mirip pembersihan posisi berleverage daripada kematian tren. Pertanyaan yang benar-benar penting adalah: setelah ketegangan makro mereda, apakah dana dari para pembeli spot yang masuk secara bertahap itu masih akan bertahan? 🦕
Menurut Anda, apakah gejolak kali ini menciptakan peluang akibat tekanan makro, atau pasar sedang mengurangi leverage dengan sendirinya? Yuk, diskusi di kolom komentar.
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, saya mengajak Anda mengikuti tren terbaru di dunia kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
Likuidasi melonjak 235% dalam semalam, posisi leverage senilai 547 juta dolar AS terpaksa ditutup. Namun, pemicu aksi jual ini sama sekali bukan berasal dari dunia kripto 🦖
📣 盘面异动群里喊
Dini hari 7 Oktober, Bitcoin turun menembus 84.000 dolar AS. Penyebab langsungnya bukan dari blockchain, melainkan Iran meningkatkan serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz. Harga minyak mentah Brent langsung melonjak hingga 101 dolar AS per barel, sekaligus mendorong imbal hasil obligasi AS dan dolar menguat.
Ledakan sesungguhnya terjadi di pasar derivatif. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi di seluruh pasar melonjak 235% sekaligus, mencapai 547 juta dolar AS. Posisi terkait Ethereum menyumbang 174 juta dolar AS. Ethereum sendiri berada di sekitar 2.600 dolar AS, turun 3,5% dalam sehari 💥
Semakin kecil asetnya, semakin parah penurunannya. Indeks CoinDesk 80 yang melacak sekeranjang aset kripto berkapitalisasi kecil turun hampir 4% dalam 24 jam, sedangkan CoinDesk 5 yang mewakili aset-aset utama hanya turun 2,5%. Sektor DeFi merosot hampir 6%, sementara indeks koin meme turun sekitar 5%. Hampir hanya SAND, PUMP, dan STX yang masih naik. Karakteristik leverage aset-aset kecil benar-benar terlihat jelas dalam gejolak kali ini 📉
Ada satu detail yang sangat menarik untuk dicermati: ETF spot Bitcoin masih mencatat arus masuk bersih sebesar 119 juta dolar AS pada Selasa, hari keempat dari lima hari perdagangan terakhir yang mencatat arus masuk bersih. Artinya, dana di pasar spot masih masuk secara bertahap. Pihak yang terutama terkena likuidasi adalah para trader kontrak yang menggunakan leverage.
Lihat juga pasar derivatif: volume perdagangan kontrak 24 jam naik 16% menjadi 182,85 miliar dolar AS, tetapi open interest justru turun tipis 1% menjadi 152,6 miliar dolar AS. Posisi short menyumbang lebih dari 52% volume taker. Volume perdagangan meningkat, posisi terbuka tidak berubah, dan penjual kembali mendominasi. Ini menunjukkan bahwa pelaku pasar bukan sedang membuka posisi baru untuk bertaruh harga akan naik, melainkan menyesuaikan posisi dan menentukan arah ⚡
Jadi, penurunan kali ini lebih tepat disebut sebagai dampak pengetatan kondisi makro daripada masalah yang muncul dari dunia kripto. Saat harga minyak naik, dolar menguat, dan imbal hasil obligasi AS meningkat, aset berisiko pun sama-sama tertekan. Bitcoin saja yang kali ini tidak luput.
Hal yang benar-benar perlu diperhatikan selanjutnya adalah risalah rapat Federal Reserve bulan September yang akan dirilis malam ini. Dalam rapat tersebut, suku bunga baru saja dinaikkan 25 basis poin. Sementara itu, data ketenagakerjaan yang belakangan melemah sudah membuat pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga lagi pada Oktober makin kecil. Apakah risalahnya bernada sabar atau tetap mengisyaratkan satu kenaikan lagi sebelum akhir tahun akan menentukan arah pergerakan aset berisiko dalam jangka pendek ⚠️
Pandangan saya sederhana: likuidasi senilai 547 juta dolar AS memang terdengar mengerikan, tetapi ini lebih mirip pembersihan posisi berleverage daripada kematian tren. Pertanyaan yang benar-benar penting adalah: setelah ketegangan makro mereda, apakah dana dari para pembeli spot yang masuk secara bertahap itu masih akan bertahan? 🦕
Menurut Anda, apakah gejolak kali ini menciptakan peluang akibat tekanan makro, atau pasar sedang mengurangi leverage dengan sendirinya? Yuk, diskusi di kolom komentar.
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, saya mengajak Anda mengikuti tren terbaru di dunia kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀