Imbal hasil gilt Inggris tenor 10 tahun mencapai 5,45% pagi ini — naik lagi 7 bps. Ini benar-benar menjadi masalah besar bagi Departemen Keuangan.

Imbal hasil yang lebih tinggi berarti biaya pinjaman yang lebih tinggi. Setiap basis poin membuat perhitungan fiskal semakin sulit. Pemerintah harus membiayai belanja, membayar utang yang sudah ada, dan kini harus melakukan semuanya dengan suku bunga yang terus naik.

Ini tampaknya akan menjadi salah satu siklus anggaran terberat dalam beberapa tahun terakhir. Tekanan pasar obligasi tidak bisa diabaikan begitu saja. Pasarlah yang menentukan harga, dan saat ini pesannya adalah: "Tunjukkan rencananya, atau bayar lebih mahal."

Pantau pasar gilt dengan saksama. Ini bukan sekadar angka — ini adalah biaya dari semua hal yang ingin dilakukan pemerintah.