📰 Kali ini Bitcoin sempat melonjak mendekati 87.000 dolar AS sebelum kembali turun. Harganya hanya terpaut sekitar 500 dolar dari titik tertinggi sementara pada akhir September, sekitar 87.400 dolar, tetapi tekanan jual kembali menekan harga.

🔥 Yang lebih penting, ini adalah percobaan kedua dalam sepekan untuk menembus titik tertinggi akhir September yang belum berhasil. Sebelumnya, setelah data inflasi AS lebih rendah dari perkiraan, BTC sempat naik ke sekitar 85.500 dolar AS. Namun, beberapa jam kemudian harganya kembali turun, menunjukkan bahwa tekanan jual di level ini memang cukup kuat.

💡 Meski begitu, kondisi makro juga tidak sepenuhnya bearish. Data ketenagakerjaan AS yang melemah mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk terus menaikkan suku bunga, sehingga aset berisiko mendapat sedikit dukungan. Dengan kata lain, pembeli belum menghilang, hanya saja setiap kali harga mendekati titik tertinggi sebelumnya, ada yang memilih untuk mengamankan keuntungan.

Sejujurnya, yang paling menarik sekarang bukanlah lonjakan harganya, melainkan apakah BTC mampu benar-benar bertahan di level tersebut. Menurut analisis, jika BTC ditutup di atas 87.000 dolar AS pada grafik harian, itu bisa memberi konfirmasi lebih kuat untuk menembus titik tertinggi akhir September. Jika tidak, lonjakan yang terus diikuti penurunan bisa membuat pasar sedikit panik.

🤔 Menurutmu, apakah BTC bisa menembus 87.400 dolar AS pada percobaan berikutnya, atau akan terus naik-turun di sekitar titik tertinggi sebelumnya?

#BTC #比特币 #宏观数据 #PasarKripto