📰 Berita paling menarik hari ini bukanlah token mana yang tiba-tiba melonjak, melainkan Blast yang mengumumkan akan menghentikan operasional.
Alasan yang diberikan resmi sangat langsung: biaya untuk mempertahankan chain ini sudah melebihi pendapatan dari L2, dan tidak terlihat jalur untuk menjaga model ekonominya tetap berlanjut. Pengguna perlu memindahkan aset serta saldo Blast PWA ke mainnet Ethereum sebelum 26 Oktober 2026; setelah itu, penarikan harus dilakukan langsung melalui kontrak bridge lintas-chain di Ethereum L1.
🔥 Untuk pengguna, poin utamanya bukan apakah chain itu akan restart lagi atau tidak, melainkan jangan sampai aset tertinggal di “pintu masuk” lama. Terutama aset Lido—pihak resmi memperkirakan akan diproses lebih dulu, dan selama periode tersebut penarikan masih akan sementara tidak tersedia. Sejujurnya, setelah proyek berhenti beroperasi lalu menunggu beberapa hari terakhir, justru berisiko menempatkan diri pada posisi yang lebih merepotkan.
💡 Di sisi lain, dana hasil pencurian NEAR Intents sebesar 3,8 juta dolar sudah dikembalikan penuh, dan investigasi pun diumumkan selesai. Sambil itu, NEAR Co-founder Illia juga mempublikasikan sejumlah arah proyek baru, mencakup AI, pembayaran lintas-chain, privasi OTC, strategi trading otomatis, dan AI medis privat. Banyak arah, tetapi apakah benar-benar bisa diwujudkan, tetap bergantung pada kesediaan para pengembang untuk terus membangunnya.
⚠️ Kompensasi atas pencurian yang dialami Drift juga sudah dibuka untuk klaim, namun penggantian batch pertama kira-kira hanya sekitar 1% dari kerugian. Dana kompensasi sekitar 3,11 juta USDT, dengan batas pengajuan hingga 1 Januari 2028. Tether berkomitmen menyediakan maksimal 127,5 juta USDT untuk mendukung restart dan kompensasi—dengan begitu, urusan ini jelas tidak akan cepat selesai.
🤔 Kalau kamu masih punya aset Blast, apakah akan langsung memindahkannya ke mainnet Ethereum sekarang, atau menunggu pihak resmi menjelaskan rencana lanjutan dengan lebih jelas?
#Blast #NEAR #Drift #pasar kripto
Alasan yang diberikan resmi sangat langsung: biaya untuk mempertahankan chain ini sudah melebihi pendapatan dari L2, dan tidak terlihat jalur untuk menjaga model ekonominya tetap berlanjut. Pengguna perlu memindahkan aset serta saldo Blast PWA ke mainnet Ethereum sebelum 26 Oktober 2026; setelah itu, penarikan harus dilakukan langsung melalui kontrak bridge lintas-chain di Ethereum L1.
🔥 Untuk pengguna, poin utamanya bukan apakah chain itu akan restart lagi atau tidak, melainkan jangan sampai aset tertinggal di “pintu masuk” lama. Terutama aset Lido—pihak resmi memperkirakan akan diproses lebih dulu, dan selama periode tersebut penarikan masih akan sementara tidak tersedia. Sejujurnya, setelah proyek berhenti beroperasi lalu menunggu beberapa hari terakhir, justru berisiko menempatkan diri pada posisi yang lebih merepotkan.
💡 Di sisi lain, dana hasil pencurian NEAR Intents sebesar 3,8 juta dolar sudah dikembalikan penuh, dan investigasi pun diumumkan selesai. Sambil itu, NEAR Co-founder Illia juga mempublikasikan sejumlah arah proyek baru, mencakup AI, pembayaran lintas-chain, privasi OTC, strategi trading otomatis, dan AI medis privat. Banyak arah, tetapi apakah benar-benar bisa diwujudkan, tetap bergantung pada kesediaan para pengembang untuk terus membangunnya.
⚠️ Kompensasi atas pencurian yang dialami Drift juga sudah dibuka untuk klaim, namun penggantian batch pertama kira-kira hanya sekitar 1% dari kerugian. Dana kompensasi sekitar 3,11 juta USDT, dengan batas pengajuan hingga 1 Januari 2028. Tether berkomitmen menyediakan maksimal 127,5 juta USDT untuk mendukung restart dan kompensasi—dengan begitu, urusan ini jelas tidak akan cepat selesai.
🤔 Kalau kamu masih punya aset Blast, apakah akan langsung memindahkannya ke mainnet Ethereum sekarang, atau menunggu pihak resmi menjelaskan rencana lanjutan dengan lebih jelas?
#Blast #NEAR #Drift #pasar kripto
