1,4万 kali lipat kesenjangan: Eropa teriak ingin lepas dari dolar, tetapi penerbitnya sendiri lebih dulu meluncurkan stablecoin dolar 🦖
🚨 行情变了群里说
Penerbit stablecoin Jerman AllUnity pada Rabu (hari Rabu) meluncurkan stablecoin dolar USDAU, memperluas lini produknya dari euro ke dolar. SG-Forge yang berada di bawah grup perbankan Prancis, lebih dulu lagi—pada 2025 mereka sudah meluncurkan koin dolar USDCV. Namun, stablecoin dolar yang mereka terbitkan sendiri oleh Eropa ini, masing-masing valuasinya hanya sekitar 13 juta dolar AS—sedangkan USDT ada 184 miliar dolar AS, dan USDC 74 miliar dolar AS.
Pertama, klarifikasi latar belakangnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Eropa terus mendorong stablecoin euro, dengan tujuan mengurangi ketergantungan perdagangan lintas negara pada dolar. Uni Eropa juga tengah meninjau ulang kerangka regulasi MiCA-nya, dan bank sentral Eropa berulang kali mengingatkan: stablecoin akan semakin memperkuat dominasi dolar. Secara teori, arah kebijakan seharusnya mendorong dana beralih ke stablecoin euro.
Tapi jawaban yang diberikan penerbit justru versi lain. CEO AllUnity berbicara terus terang: dalam perdagangan global dan pasar valuta asing, dolar adalah “perekat”; untuk pembayaran lintas negara, perusahaan Eropa hanya mengandalkan stablecoin euro jelas tidak cukup. CEO Stable Mint lebih langsung lagi: kebutuhan akan stablecoin dolar memang sudah ada; Eropa tidak bisa “mengharapkan” kebutuhan itu hilang hanya dengan kebijakan. Yang sebenarnya bisa dikendalikan Eropa adalah: siapa yang akan menerbitkan untuk pengguna Eropa, dan dengan aturan apa.
Data juga berpihak pada sisi kebutuhan. Sejak Stable Mint meluncurkan USDSM miliknya, nilai transfer on-chain sudah melewati 380 juta dolar AS, total 3,8 juta transaksi (3,8 juta kali), dan alamat yang memegangnya lebih dari 2.600. SG-Forge mengatakan permintaan terhadap USDCV berasal dari perdagangan, penyelesaian, jaminan (collateral), dan manajemen treasury, bukan spekulasi.
⚠️ Pendapat saya: ini bukan perebutan kedaulatan mata uang “euro vs dolar”, melainkan siapa yang menguasai lapisan settlement. Perhitungan penerbit Eropa sangat realistis—lebih dulu pegang izin kepatuhan, kemudian masukkan hak penerbitan stablecoin dolar ke dalam aturan Uni Eropa, lalu tunggu peninjauan ulang MiCA agar ambang batas terkait cadangan dan kustodi (penitipan) menjadi lebih rapi. Soal menggunakan euro atau dolar sebagai denominasi, serahkan kepada pengguna untuk “memilih dengan kaki”.
Namun kenyataannya agak canggung: stablecoin dolar yang diterbitkan sendiri oleh Eropa nilainya hanya sekitar 13 juta dolar AS, sedangkan USDT 184 miliar dan USDC 74 miliar. Di jalur stablecoin, kepatuhan (compliance) saat ini belum mengembalikan pangsa pasar—pengguna mengejar likuiditas dan efek jaringan, bukan sikap regulasi.
💥 Satu kalimat terjemahan: Eropa ingin “melepaskan diri dari dolar”, tapi penerbit berlisensinya sendiri malah membangun infrastruktur dasar untuk dolar. Aturan bisa ditetapkan, tapi kebutuhan tidak bisa diatur.
Menurutmu, “stablecoin dolar yang patuh regulasi” punya peluang mengejar USDT, atau efek jaringan sudah mengunci jalannya perang ini? Tulis di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton siaran langsung
Setiap hari, temani kamu membahas tren stablecoin—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga bantu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
🚨 行情变了群里说
Penerbit stablecoin Jerman AllUnity pada Rabu (hari Rabu) meluncurkan stablecoin dolar USDAU, memperluas lini produknya dari euro ke dolar. SG-Forge yang berada di bawah grup perbankan Prancis, lebih dulu lagi—pada 2025 mereka sudah meluncurkan koin dolar USDCV. Namun, stablecoin dolar yang mereka terbitkan sendiri oleh Eropa ini, masing-masing valuasinya hanya sekitar 13 juta dolar AS—sedangkan USDT ada 184 miliar dolar AS, dan USDC 74 miliar dolar AS.
Pertama, klarifikasi latar belakangnya. Dalam beberapa tahun terakhir, Eropa terus mendorong stablecoin euro, dengan tujuan mengurangi ketergantungan perdagangan lintas negara pada dolar. Uni Eropa juga tengah meninjau ulang kerangka regulasi MiCA-nya, dan bank sentral Eropa berulang kali mengingatkan: stablecoin akan semakin memperkuat dominasi dolar. Secara teori, arah kebijakan seharusnya mendorong dana beralih ke stablecoin euro.
Tapi jawaban yang diberikan penerbit justru versi lain. CEO AllUnity berbicara terus terang: dalam perdagangan global dan pasar valuta asing, dolar adalah “perekat”; untuk pembayaran lintas negara, perusahaan Eropa hanya mengandalkan stablecoin euro jelas tidak cukup. CEO Stable Mint lebih langsung lagi: kebutuhan akan stablecoin dolar memang sudah ada; Eropa tidak bisa “mengharapkan” kebutuhan itu hilang hanya dengan kebijakan. Yang sebenarnya bisa dikendalikan Eropa adalah: siapa yang akan menerbitkan untuk pengguna Eropa, dan dengan aturan apa.
Data juga berpihak pada sisi kebutuhan. Sejak Stable Mint meluncurkan USDSM miliknya, nilai transfer on-chain sudah melewati 380 juta dolar AS, total 3,8 juta transaksi (3,8 juta kali), dan alamat yang memegangnya lebih dari 2.600. SG-Forge mengatakan permintaan terhadap USDCV berasal dari perdagangan, penyelesaian, jaminan (collateral), dan manajemen treasury, bukan spekulasi.
⚠️ Pendapat saya: ini bukan perebutan kedaulatan mata uang “euro vs dolar”, melainkan siapa yang menguasai lapisan settlement. Perhitungan penerbit Eropa sangat realistis—lebih dulu pegang izin kepatuhan, kemudian masukkan hak penerbitan stablecoin dolar ke dalam aturan Uni Eropa, lalu tunggu peninjauan ulang MiCA agar ambang batas terkait cadangan dan kustodi (penitipan) menjadi lebih rapi. Soal menggunakan euro atau dolar sebagai denominasi, serahkan kepada pengguna untuk “memilih dengan kaki”.
Namun kenyataannya agak canggung: stablecoin dolar yang diterbitkan sendiri oleh Eropa nilainya hanya sekitar 13 juta dolar AS, sedangkan USDT 184 miliar dan USDC 74 miliar. Di jalur stablecoin, kepatuhan (compliance) saat ini belum mengembalikan pangsa pasar—pengguna mengejar likuiditas dan efek jaringan, bukan sikap regulasi.
💥 Satu kalimat terjemahan: Eropa ingin “melepaskan diri dari dolar”, tapi penerbit berlisensinya sendiri malah membangun infrastruktur dasar untuk dolar. Aturan bisa ditetapkan, tapi kebutuhan tidak bisa diatur.
Menurutmu, “stablecoin dolar yang patuh regulasi” punya peluang mengejar USDT, atau efek jaringan sudah mengunci jalannya perang ini? Tulis di kolom komentar.
Klik avatar untuk nonton siaran langsung
Setiap hari, temani kamu membahas tren stablecoin—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga bantu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
