Saya pikir AI dapat membuat pasar menjadi lebih tersinkronisasi sebelum membuatnya lebih cerdas.

Kebanyakan orang fokus pada kecepatan, kemampuan analitis, dan otomasi. Saya melihat risiko yang berbeda.

Dulu, dibutuhkan waktu bagi ribuan investor untuk mencapai kesimpulan yang sama. Bahkan ketika mereka melihat data yang sama, jeda antara interpretasi dan eksekusi berbeda.

Jarak itu semakin mengecil.

Kini ribuan mesin pengambil keputusan dapat membaca informasi yang sama dan mencapai kesimpulan yang mirip dalam hitungan detik. Masalah yang sesungguhnya bukan bahwa semua orang memegang aset yang sama.

Melainkan bahwa semua orang bisa mencapai gagasan yang sama pada saat yang sama.

Saya menyebutnya kompresi keputusan (decision compression).

Jika sinyal yang sama berubah menjadi posisi yang mirip hampir secara instan, pasar mungkin tidak perlu modal atau leverage yang lebih besar untuk menjadi lebih ganas.

Kadang siklus keputusan yang lebih singkat sudah cukup.

Risiko tidak selalu datang dari besarnya posisi. Risiko juga bisa berasal dari ribuan keputusan independen yang runtuh menjadi perilaku yang sama pada momen yang sama.

Saya tidak berpikir perdagangan yang penuh sesak di masa depan akan berisi jutaan orang yang memikirkan hal yang sama.

Mungkin itu berisi jutaan mesin pengambilan keputusan yang berpikir hal yang sama pada detik yang sama.

AI mungkin tidak mengubah pasar paling besar lewat prediksi yang lebih baik.

Perubahan nyata mungkin dimulai ketika AI menghilangkan jeda waktu antara keputusan-keputusan independen.

#ArtificialIntelligence #MarketStructure
#TufanSalur