Setiap hari 25.700 keping Bitcoin dijual untuk mencairkan keuntungan, mencetak rekor terhebat sepanjang tahun 2026 💥
🚨 行情变了群里说
Angka tersebut berasal dari laporan terbaru yang dirilis oleh lembaga riset sebuah bursa pada 2 Oktober. Pada 22 September, pemegang yang bertransaksi di rantai melakukan realisasi keuntungan harian sebesar 25.700 keping Bitcoin—tertinggi sepanjang tahun hingga saat ini. Pada waktu yang sama, imbal hasil keuntungan yang belum direalisasikan milik trader jangka pendek naik menjadi 33%, rekor tertinggi sejak Desember 2024.
Yang lebih perlu dicermati adalah sisi permintaan. Dalam 30 hari terakhir, “permintaan spot yang tampak” Bitcoin turun sekitar 170.000 keping. Di pasar futures, tambahan spekulatif juga menyusut dari 164.000 keping pada 14 September menjadi hanya 16.000 keping pada 29 September—dalam sepuluh hari anjlok sekitar 90%.
Di satu sisi ada arus profit-taking yang makin agresif. Di sisi lain, permintaan yang bersedia menjadi pembeli kian menipis. Analis CryptoQuant, Julio Moreno, pekan lalu sudah mengingatkan: ketika keuntungan yang belum direalisasikan dan realisasi profit bergerak naik bersamaan, itu adalah sinyal melemahnya tenaga pendorong kenaikan ⚠️
Lalu, mengapa harga tidak langsung jatuh? Karena yang menjual adalah pihak yang sedang untung saat mencairkan keuntungan, bukan orang yang rugi lalu panik cut loss. Pada kuartal ketiga, Bitcoin menguat sekitar 40%, sedangkan Ethereum bahkan naik 70,9% dalam satu kuartal. Kenaikan yang terus berlanjut membuat floating profit sangat tebal, sehingga dorongan untuk realisasi keuntungan memang wajar menguat. Jika menengok sejarah, distribusi besar di area puncak biasanya disertai pemain yang memakai leverage mengalami likuidasi berantai; saat ini justru lebih mirip pola yang moderat: jalan sambil jual.
Menurut saya, data ini menunjukkan kondisi pasar yang nyata: bukan karena tidak ada keyakinan, tetapi karena tidak ada pihak yang mau mengejar kenaikan di level ini. Di atas 85.000 dolar, harga berulang kali ditekan. Jika ingin benar-benar menembus, diperlukan lonjakan volume dari pembelian spot, bukan sekadar penarikan paksa oleh short covering.
Bagi pemain biasa, dinamika “profit-taking memanas + permintaan mendingin” adalah kombinasi yang paling mudah membuat dua sisi kena: yang FOMO akhirnya terjebak, lalu dipotong pada titik terendah.
Koin yang kamu pegang: mau lanjut ditahan, atau lebih baik cairkan sebagian dulu? Bahas di kolom komentar 🦖
Klik foto profil untuk menonton live, dan ceritakan strategi kamu soal posisi yang kamu pegang.
Setiap hari saya bawa kamu mengulas momen-momen panas seputar Bitcoin—bukan cuma melihat apa yang terjadi di berita, tetapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
🚨 行情变了群里说
Angka tersebut berasal dari laporan terbaru yang dirilis oleh lembaga riset sebuah bursa pada 2 Oktober. Pada 22 September, pemegang yang bertransaksi di rantai melakukan realisasi keuntungan harian sebesar 25.700 keping Bitcoin—tertinggi sepanjang tahun hingga saat ini. Pada waktu yang sama, imbal hasil keuntungan yang belum direalisasikan milik trader jangka pendek naik menjadi 33%, rekor tertinggi sejak Desember 2024.
Yang lebih perlu dicermati adalah sisi permintaan. Dalam 30 hari terakhir, “permintaan spot yang tampak” Bitcoin turun sekitar 170.000 keping. Di pasar futures, tambahan spekulatif juga menyusut dari 164.000 keping pada 14 September menjadi hanya 16.000 keping pada 29 September—dalam sepuluh hari anjlok sekitar 90%.
Di satu sisi ada arus profit-taking yang makin agresif. Di sisi lain, permintaan yang bersedia menjadi pembeli kian menipis. Analis CryptoQuant, Julio Moreno, pekan lalu sudah mengingatkan: ketika keuntungan yang belum direalisasikan dan realisasi profit bergerak naik bersamaan, itu adalah sinyal melemahnya tenaga pendorong kenaikan ⚠️
Lalu, mengapa harga tidak langsung jatuh? Karena yang menjual adalah pihak yang sedang untung saat mencairkan keuntungan, bukan orang yang rugi lalu panik cut loss. Pada kuartal ketiga, Bitcoin menguat sekitar 40%, sedangkan Ethereum bahkan naik 70,9% dalam satu kuartal. Kenaikan yang terus berlanjut membuat floating profit sangat tebal, sehingga dorongan untuk realisasi keuntungan memang wajar menguat. Jika menengok sejarah, distribusi besar di area puncak biasanya disertai pemain yang memakai leverage mengalami likuidasi berantai; saat ini justru lebih mirip pola yang moderat: jalan sambil jual.
Menurut saya, data ini menunjukkan kondisi pasar yang nyata: bukan karena tidak ada keyakinan, tetapi karena tidak ada pihak yang mau mengejar kenaikan di level ini. Di atas 85.000 dolar, harga berulang kali ditekan. Jika ingin benar-benar menembus, diperlukan lonjakan volume dari pembelian spot, bukan sekadar penarikan paksa oleh short covering.
Bagi pemain biasa, dinamika “profit-taking memanas + permintaan mendingin” adalah kombinasi yang paling mudah membuat dua sisi kena: yang FOMO akhirnya terjebak, lalu dipotong pada titik terendah.
Koin yang kamu pegang: mau lanjut ditahan, atau lebih baik cairkan sebagian dulu? Bahas di kolom komentar 🦖
Klik foto profil untuk menonton live, dan ceritakan strategi kamu soal posisi yang kamu pegang.
Setiap hari saya bawa kamu mengulas momen-momen panas seputar Bitcoin—bukan cuma melihat apa yang terjadi di berita, tetapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
