HSBC memberi nama stablecoin buatannya sendiri: HSBC RedCoin. Mulai dengan versi untuk dolar Hong Kong, didorong bertahap; tahap pertama hanya melakukan dua hal—transfer dari individu ke individu, dan pembayaran individu kepada pedagang.

Yang penting bukanlah namanya, melainkan penerbitnya adalah bank. Stablecoin di masa lalu kebanyakan diterbitkan oleh perusahaan kripto; sekarang HSBC dan bank-bank besar sejenis turun tangan sendiri. Ini sama saja memindahkan penyelesaian di rantai dari alat yang selama ini dipakai di kalangan dalam, ke skenario pembayaran sehari-hari. Langkah pertama penerapan stablecoin dolar Hong Kong adalah pembayaran, bukan investasi atau pinjaman—arahnya sangat jelas.

Ada juga data survei yang patut diperhatikan: 74% responden sudah mengetahui stablecoin bisa digunakan untuk skenario-skenario tertentu. Pemahaman bukan lagi hambatan; berikutnya yang bersaing adalah kepatuhan (compliance) dan use case yang benar-benar nyata.

Bagi public chain seperti $ETH , artinya stablecoin adalah use case paling nyata di atas rantai. Ketika skala penerbitan dan frekuensi penggunaannya meningkat, barulah aktivitas on-chain yang didorong oleh transfer serta kliring dan penyelesaian benar-benar akan tumbuh. Namun jangan buru-buru menyamakan begitu saja—stablecoin yang diterbitkan bank sering kali berjalan lebih dulu di buku besar internal atau di chain yang berizin. Apakah akhirnya masuk ke public chain atau masuk ke chain yang mana, itulah langkah yang menentukan.

Berikutnya fokus pada tiga hal: pertama, di buku besar atau jaringan apa akhirnya diterbitkan—public chain atau private chain; kedua, lisensi stablecoin dolar Hong Kong dan progres regulasinya; ketiga, apakah setelah pembayaran akan meluas ke pembayaran lintas negara dan kliring/penyelesaian untuk pedagang, serta apakah ada bank lain yang menyusul.

#汇丰将分阶段推出稳定币RedCoin