📰 Pada 20 September, pemegang token ZetaChain meloloskan proposal dengan dukungan 99,4%: memindahkan ZETA dan aplikasi AI Anuma ke Solana. Setelah migrasi selesai, mereka akan secara bertahap menutup blockchain mereka sendiri. Namun tingkat partisipasi hanya 58%, dan migrasinya belum dieksekusi; pengaturan rinci masih menunggu proposal kedua.
🔥 Perubahan kali ini sebenarnya tidak kecil. Pada 1 Juni tahun ini, ZetaChain sudah mengumumkan beralih total ke AI. Awalnya fokusnya adalah infrastruktur cross-chain, sekarang mereka siap mengalihkan energi dari memelihara L1 independen ke produk, pemanggilan model, dan memori pengguna. Terus terang, sulit sekali bagi tim untuk mengurus keduanya—memelihara jaringan validator sambil membangun aplikasi AI.
💡 Anuma ingin mengatasi masalah memori yang tidak bisa berlanjut saat mengganti model. Pengguna bisa berpindah di antara berbagai model, sambil tetap mempertahankan preferensi dan latar proyek mereka. Hingga 22 September, Anuma telah membuat sekitar 306.900 akun wallet, dengan total permintaan inferensi sekitar 1,27 juta kali. Tapi apakah pengguna ini bisa terus memakainya, pada akhirnya tetap bergantung pada apakah memori tersebut akurat dan apakah benar-benar terasa lebih mudah.
👀 Urusan privasi juga tidak bisa hanya dilihat dari “prioritas lokal”. Memori sensitif Anuma dapat dienkripsi menggunakan kunci turunan dari wallet; backup di cloud yang diunggah adalah ciphertext. Namun saat memanggil model yang bersifat closed-source, pesan saat ini dan konteks terkait masih mungkin dikirim ke penyedia layanan, dan aturan retensi data ditentukan oleh penyedia.
🤔 Jadi ini bukan sekadar pindah ke rantai (chain) lain, melainkan mengonsolidasikan sumber daya, aset, dan produk AI ZetaChain ke dalam satu ekosistem. Menurutmu, memori lintas-model Anuma bisa membuat pengguna benar-benar bertahan?
#ZetaChain #Solana #Anuma #AI投注平台
🔥 Perubahan kali ini sebenarnya tidak kecil. Pada 1 Juni tahun ini, ZetaChain sudah mengumumkan beralih total ke AI. Awalnya fokusnya adalah infrastruktur cross-chain, sekarang mereka siap mengalihkan energi dari memelihara L1 independen ke produk, pemanggilan model, dan memori pengguna. Terus terang, sulit sekali bagi tim untuk mengurus keduanya—memelihara jaringan validator sambil membangun aplikasi AI.
💡 Anuma ingin mengatasi masalah memori yang tidak bisa berlanjut saat mengganti model. Pengguna bisa berpindah di antara berbagai model, sambil tetap mempertahankan preferensi dan latar proyek mereka. Hingga 22 September, Anuma telah membuat sekitar 306.900 akun wallet, dengan total permintaan inferensi sekitar 1,27 juta kali. Tapi apakah pengguna ini bisa terus memakainya, pada akhirnya tetap bergantung pada apakah memori tersebut akurat dan apakah benar-benar terasa lebih mudah.
👀 Urusan privasi juga tidak bisa hanya dilihat dari “prioritas lokal”. Memori sensitif Anuma dapat dienkripsi menggunakan kunci turunan dari wallet; backup di cloud yang diunggah adalah ciphertext. Namun saat memanggil model yang bersifat closed-source, pesan saat ini dan konteks terkait masih mungkin dikirim ke penyedia layanan, dan aturan retensi data ditentukan oleh penyedia.
🤔 Jadi ini bukan sekadar pindah ke rantai (chain) lain, melainkan mengonsolidasikan sumber daya, aset, dan produk AI ZetaChain ke dalam satu ekosistem. Menurutmu, memori lintas-model Anuma bisa membuat pengguna benar-benar bertahan?
#ZetaChain #Solana #Anuma #AI投注平台



