TUKAR RANTAI-SILANG (CROSS CHAIN SWAPS), APA YANG SEBENARNYA TERJADI SETELAH ANDA MENEKAN KONFIRMASI

Tukar rantai-silang melibatkan dua jaringan, dua aset, dan beberapa aksi di dalam blockchain. Berbeda dengan pertukaran di rantai yang sama (same chain) yang normal, aset tujuan berada di blockchain lain.
Jadi apa yang terjadi setelah Anda menekan konfirmasi?
Model cross chain STON.fi menggunakan Omniston dan eksekusi berbasis smart contract yang melibatkan penyedia likuiditas bernama resolver. Aset sumber dikunci di jaringan asal, sementara aset tujuan yang bersesuaian dikunci di jaringan lain.
Kedua sisi dihubungkan menggunakan Hashed Timelock Contracts, yang umum disebut HTLC.
Bagian pentingnya adalah bahwa tidak ada satu pun pihak yang sekadar menyerahkan dana ke kustodian terpusat.
Setelah kondisi yang diperlukan terpenuhi, sebuah rahasia kriptografis memungkinkan aset tujuan untuk dilepaskan. Resolver kemudian dapat mengklaim aset sumber menggunakan mekanisme yang sama.
Apa yang terjadi jika proses tidak selesai?
Timelock menyediakan jalur pengembalian dana. Jika rahasia yang diperlukan tidak diungkapkan dalam periode yang ditentukan, dana sumber yang terkunci dapat menjadi dapat dikembalikan.
Ada juga detail praktis yang sebaiknya diingat pengguna: jaringan TON dan EVM menggunakan format alamat yang berbeda. Alamat TON dan alamat EVM tidak boleh diperlakukan sebagai sesuatu yang bisa saling dipertukarkan.
Sebelum memulai pertukaran rantai-silang, verifikasi jaringan tujuan, alamat tujuan, token, jumlah yang diharapkan, dan ketersediaan gas.
Perdagangan rantai-silang menjadi jauh lebih mudah dipahami ketika Anda berhenti melihatnya sebagai satu transaksi dan mulai melihatnya sebagai eksekusi terkoordinasi di dua jaringan.
Periksa setiap kolom sebelum mengonfirmasi.
"Coba tukar rantai-silang di STON.fi"
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢𝐚𝐥:
Situs Resmi: https://app.ston.fi