Perundingan AS-Tiongkok: Kabar baik terealisasi, aset Tiongkok melemah, saham AS lanjut naik
Menjelang dan setelah putaran ke-8 perundingan ekonomi dan perdagangan AS-Tiongkok (20/9–23/9) serta pertemuan tingkat pemimpin AS-Tiongkok (23/9–25/9), indeks saham tiga kawasan (Tiongkok daratan, Hong Kong, dan AS) bergerak dengan diferensiasi yang jelas: selama masa perundingan cenderung menguat, Nasdaq Composite +1,56% sebagai yang terkuat; setelah hasil terealisasi, arah justru terbelah—A-Saham jatuh paling tajam, ChiNext −6,89%; saham Hong Kong sedikit ikut melemah, indeks Hang Seng −0,63%; namun saham AS justru terus ditutup menguat.
Penurunan A-Saham ini merupakan akumulasi tiga tekanan sekaligus, bukan karena masalah yang muncul dalam perundingan itu sendiri:
1. Menjelang libur bursa, volume mengecil dan posisi dikurangi
2. Kabar baik sudah diperdagangkan secara penuh, lalu terjadi pengambilan untung
3. “Tech berlevel tinggi” kena “sell-off massal” (pemicunya adalah pada 25/9 waktu AS Timur, senator mengajukan RUU pembatasan pengadaan modul optik).
Perpecahan di pasar saham Hong Kong justru lebih layak untuk diperhatikan: bobot Hang Seng ada pada sektor keuangan, energi, dan konsumsi. Pada 28/9, Hang Seng Energy +1,66% dan sektor keuangan +1,34% memimpin kenaikan; tetapi pada hari itu, indeks Hang Seng justru menguat. Hang Seng Tech memasang taruhan pada semikonduktor dan ekonomi platform: Semiconductor International −2,76%, dan Win Semiconductors −5,16% menjadi pelemah terbesar. Meski sama-sama disebut “aset Tiongkok”, ChiNext −6,89% dan indeks Hang Seng −0,63% bergerak berbeda.
Mari lihat bagaimana performa saham AS saat pembukaan malam ini.
#中美谈判 #中美贸易关系
Menjelang dan setelah putaran ke-8 perundingan ekonomi dan perdagangan AS-Tiongkok (20/9–23/9) serta pertemuan tingkat pemimpin AS-Tiongkok (23/9–25/9), indeks saham tiga kawasan (Tiongkok daratan, Hong Kong, dan AS) bergerak dengan diferensiasi yang jelas: selama masa perundingan cenderung menguat, Nasdaq Composite +1,56% sebagai yang terkuat; setelah hasil terealisasi, arah justru terbelah—A-Saham jatuh paling tajam, ChiNext −6,89%; saham Hong Kong sedikit ikut melemah, indeks Hang Seng −0,63%; namun saham AS justru terus ditutup menguat.
Penurunan A-Saham ini merupakan akumulasi tiga tekanan sekaligus, bukan karena masalah yang muncul dalam perundingan itu sendiri:
1. Menjelang libur bursa, volume mengecil dan posisi dikurangi
2. Kabar baik sudah diperdagangkan secara penuh, lalu terjadi pengambilan untung
3. “Tech berlevel tinggi” kena “sell-off massal” (pemicunya adalah pada 25/9 waktu AS Timur, senator mengajukan RUU pembatasan pengadaan modul optik).
Perpecahan di pasar saham Hong Kong justru lebih layak untuk diperhatikan: bobot Hang Seng ada pada sektor keuangan, energi, dan konsumsi. Pada 28/9, Hang Seng Energy +1,66% dan sektor keuangan +1,34% memimpin kenaikan; tetapi pada hari itu, indeks Hang Seng justru menguat. Hang Seng Tech memasang taruhan pada semikonduktor dan ekonomi platform: Semiconductor International −2,76%, dan Win Semiconductors −5,16% menjadi pelemah terbesar. Meski sama-sama disebut “aset Tiongkok”, ChiNext −6,89% dan indeks Hang Seng −0,63% bergerak berbeda.
Mari lihat bagaimana performa saham AS saat pembukaan malam ini.
#中美谈判 #中美贸易关系
