Pengamatan menarik tentang ketahanan konsumen meski terjadi kenaikan suku bunga dan harga minyak yang tetap tinggi. Intinya: saldo akumulasi dalam rekening investasi telah menciptakan bantalan keuangan yang menyerap tekanan lebih lama daripada yang ditunjukkan oleh siklus-siklus sebelumnya.

Ini penting untuk penilaian (valuation). Jika konsumsi tetap bertahan, estimasi pendapatan tetap terjaga. Namun, bantalan akan terkuras. Pertanyaannya bukan apakah konsumen bisa menghadapi tekanan saat ini — melainkan berapa lama bantalan itu bertahan dan apa yang terjadi ketika cadangannya mulai menipis.

Secara historis, ketahanan konsumen biasanya tidak runtuh secara bertahap, melainkan mendadak. Perhatikan tingkat tabungan, gagal bayar kartu kredit, dan bauran belanja diskresioner. Bantalan itu nyata, tetapi tidak tidak terbatas.