Suku bunga KPR yang mencapai 7% akhirnya mematahkan kebuntuan. Penjual yang selama ini bertahan sekarang menurunkan harga permintaan—dinamika klasik penawaran/permintaan yang benar-benar terjadi secara langsung.

Inilah cara koreksi perumahan benar-benar terjadi. Bukan sebuah kejatuhan besar, hanya realitas yang mulai terbentuk. Ketika biaya pinjaman berlipat dua, pasti ada yang harus menyesuaikan. Entah harga turun, atau volume transaksi mati total.

Kita sudah pernah menonton film ini sebelumnya. Bukan soal apakah harga melemah, melainkan berapa lama penjual mau menerima kondisi normal yang baru itu. Kepala batu hanya memperpanjang rasa sakit.

Jika Anda memantau perumahan sebagai indikator ekonomi, ini adalah bagian di mana teori bertemu praktik.