Mengapa banyak orang trading pada akhirnya tetap rugi? Intinya, bukan karena teknisnya saja tidak bagus, melainkan karena mereka sebenarnya tidak tahu persis sedang menghasilkan uang dari apa.
Dulu, tahun lalu pukul dua dini hari, untuk ketujuh kalinya aku mengalami likuidasi (blow up). Aku duduk di depan komputer, seluruh tubuh seperti mati rasa. Saat itu ada seseorang yang sudah bertahun-tahun trading memberi aku sebuah cara berpikir. Aku meneliti dan menjalankannya selama setengah tahun—dari 3000 U menjadi 287.000 U. Kalau dilihat ke belakang, yang benar-benar mengubahku bukan indikator ajaib tertentu, melainkan aku mulai mengerti cara mencari informasi, mencari peluang, dan yang paling penting—tahu kapan tidak boleh bertindak sembarangan.
Langkah pertama adalah menghentikan kerugian. Banyak orang sebenarnya bisa membuka posisi, tapi terlalu buru-buru. Mereka selalu ingin memutar balik keadaan dengan leverage yang tinggi. Saat itu aku memecah 3000 U menjadi beberapa bagian: sebagian besar ditempatkan pada aset utama, sebagian lagi digunakan untuk arbitrase dengan risiko relatif lebih rendah, dan sisanya disiapkan sebagai dana cadangan. Tujuannya agar aku tidak langsung tersingkir hanya karena satu-dua kali salah mengambil keputusan. $MUBARAK
Langkah kedua barulah mencari peluang. Aku akan fokus mengamati selisih harga antar berbagai platform, funding rate, serta volatilitas jangka pendek. Ketika kondisinya sudah pas, baru mempertimbangkan hedging—bukan langsung masuk hanya karena melihat sedikit selisih harga. Inti dari pendekatan ini bukanlah harus selalu menghasilkan keuntungan setiap hari, melainkan sebisa mungkin menekan risiko yang timbul dari pergerakan satu arah.
Langkah ketiga, setelah ukuran akun sudah meningkat, barulah meneliti koin baru (次新币) yang volatilitasnya lebih tinggi. Peluang di sana memang bisa lebih besar, tetapi risikonya juga sama jelasnya. Jadi aku tidak akan merasa karena sebelumnya sempat untung, lalu berarti apa pun setelah itu bisa dilakukan.
Dari 3000 U menjadi 287.000 U terdengar sangat menghebohkan, tapi yang benar-benar membantuku keluar dari masalah itu bukan “orang dalam”, melainkan aku mulai belajar memanfaatkan selisih informasi—dan mulai memahami kapan harus bertindak, dan kapan harus menunggu.
Sampai trading di akhir, yang tidak diperebutkan adalah siapa yang paling berani—melainkan siapa yang bisa menjalankan aturan sampai tuntas. #BitwiseNEAR质押ETP资产突破1亿美元
Dulu, tahun lalu pukul dua dini hari, untuk ketujuh kalinya aku mengalami likuidasi (blow up). Aku duduk di depan komputer, seluruh tubuh seperti mati rasa. Saat itu ada seseorang yang sudah bertahun-tahun trading memberi aku sebuah cara berpikir. Aku meneliti dan menjalankannya selama setengah tahun—dari 3000 U menjadi 287.000 U. Kalau dilihat ke belakang, yang benar-benar mengubahku bukan indikator ajaib tertentu, melainkan aku mulai mengerti cara mencari informasi, mencari peluang, dan yang paling penting—tahu kapan tidak boleh bertindak sembarangan.
Langkah pertama adalah menghentikan kerugian. Banyak orang sebenarnya bisa membuka posisi, tapi terlalu buru-buru. Mereka selalu ingin memutar balik keadaan dengan leverage yang tinggi. Saat itu aku memecah 3000 U menjadi beberapa bagian: sebagian besar ditempatkan pada aset utama, sebagian lagi digunakan untuk arbitrase dengan risiko relatif lebih rendah, dan sisanya disiapkan sebagai dana cadangan. Tujuannya agar aku tidak langsung tersingkir hanya karena satu-dua kali salah mengambil keputusan. $MUBARAK
Langkah kedua barulah mencari peluang. Aku akan fokus mengamati selisih harga antar berbagai platform, funding rate, serta volatilitas jangka pendek. Ketika kondisinya sudah pas, baru mempertimbangkan hedging—bukan langsung masuk hanya karena melihat sedikit selisih harga. Inti dari pendekatan ini bukanlah harus selalu menghasilkan keuntungan setiap hari, melainkan sebisa mungkin menekan risiko yang timbul dari pergerakan satu arah.
Langkah ketiga, setelah ukuran akun sudah meningkat, barulah meneliti koin baru (次新币) yang volatilitasnya lebih tinggi. Peluang di sana memang bisa lebih besar, tetapi risikonya juga sama jelasnya. Jadi aku tidak akan merasa karena sebelumnya sempat untung, lalu berarti apa pun setelah itu bisa dilakukan.
Dari 3000 U menjadi 287.000 U terdengar sangat menghebohkan, tapi yang benar-benar membantuku keluar dari masalah itu bukan “orang dalam”, melainkan aku mulai belajar memanfaatkan selisih informasi—dan mulai memahami kapan harus bertindak, dan kapan harus menunggu.
Sampai trading di akhir, yang tidak diperebutkan adalah siapa yang paling berani—melainkan siapa yang bisa menjalankan aturan sampai tuntas. #BitwiseNEAR质押ETP资产突破1亿美元
