Koywe masuk ke Bolivia dan mengubah cara mengirim remitansi 💸

Pada 20 September, Koywe, fintech Chili yang sudah menguasai pasar pembayaran dengan stablecoin di kawasan tersebut, membuka pintunya di Bolivia. Perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka akan memproses remitansi menggunakan USDC dan USDT, dengan target 500.000 pengiriman per bulan serta penurunan biaya dari 8% menjadi 2%. Langkah ini muncul tepat pada saat Bank Sentral Bolivia menyetujui uji coba stablecoin untuk remitansi, yang menandai kerangka regulasi pertama yang jelas di negara tersebut. Meski inisiatif ini menjanjikan percepatan inklusi keuangan, tanpa regulasi yang kuat, pengguna bisa menghadapi pembekuan mendadak. Akankah perbankan tradisional menjadi bayangan dalam revolusi ini?

#Stablecoins #RemesasLATAM #Koywe #FintechBolivia

Bukan nasihat keuangan. Verifikasi sebelum berinvestasi.