The Institutional Adoption Waterfall Nobody Is Mapping
Semua orang melacak adopsi kripto institusional lewat peristiwa besar — alokasi kas, persetujuan ETF, izin kustodi. Tapi adopsi tidak terjadi dalam peristiwa. Adopsi terjadi bertahap, dan setiap tahap membuka tahap berikutnya.
Tahap pertama adalah kustodi. Institusi membutuhkan kustodian yang memenuhi syarat sebelum mereka bisa memegang apa pun. Infrastruktur itu sebagian besar sudah jadi.
Tahap kedua adalah perdagangan. Setelah Anda bisa menyimpan (custody), Anda bisa bertransaksi. OTC desk, prime brokerage, dan spot ETF adalah fase ini. Kita ada di sini.
Tahap ketiga adalah perbendaharaan (treasury). Setelah infrastruktur perdagangan matang, alokasi neraca (balance sheet) menyusul. $BTC pada neraca perusahaan, $ETH sebagai agunan berbasis imbal hasil (yield-bearing collateral). Fase ini sedang dipercepat.
Tahap keempat adalah kredit. Setelah Anda memiliki agunan, Anda punya penyaluran pinjaman (lending). Fasilitas kredit berbasis BTC, pasar repo on-chain, dan pinjaman berjangka yang didenominasikan stablecoin menjadi batas berikutnya. Rel/landasan sedang dibangun sekarang.
Tahap kelima adalah produk terstruktur. Setelah Anda punya kredit, Anda mendapatkan derivatif, tranches, dan instrumen berbasis imbal hasil yang berjalan secara native di on-chain. Di sinilah keuangan tradisional dan DeFi benar-benar bertemu.
Kesalahan kebanyakan orang adalah memperlakukan setiap headline sebagai peristiwa yang berdiri sendiri. Padahal semuanya berurutan. Setiap tahap menjadi prasyarat tahap berikutnya. Tim yang membangun rel tahap empat hari ini akan menentukan tahap lima.
Institusi yang memetakan waterfall ini 18 bulan lalu sudah beroperasi. Yang masih menunggu bukti adalah exit liquidity.
$BTC $ETH $BNB
#CryptoAdoption #InstitutionalCrypto #Bitcoin #DeFi #CryptoInfrastructure
Semua orang melacak adopsi kripto institusional lewat peristiwa besar — alokasi kas, persetujuan ETF, izin kustodi. Tapi adopsi tidak terjadi dalam peristiwa. Adopsi terjadi bertahap, dan setiap tahap membuka tahap berikutnya.
Tahap pertama adalah kustodi. Institusi membutuhkan kustodian yang memenuhi syarat sebelum mereka bisa memegang apa pun. Infrastruktur itu sebagian besar sudah jadi.
Tahap kedua adalah perdagangan. Setelah Anda bisa menyimpan (custody), Anda bisa bertransaksi. OTC desk, prime brokerage, dan spot ETF adalah fase ini. Kita ada di sini.
Tahap ketiga adalah perbendaharaan (treasury). Setelah infrastruktur perdagangan matang, alokasi neraca (balance sheet) menyusul. $BTC pada neraca perusahaan, $ETH sebagai agunan berbasis imbal hasil (yield-bearing collateral). Fase ini sedang dipercepat.
Tahap keempat adalah kredit. Setelah Anda memiliki agunan, Anda punya penyaluran pinjaman (lending). Fasilitas kredit berbasis BTC, pasar repo on-chain, dan pinjaman berjangka yang didenominasikan stablecoin menjadi batas berikutnya. Rel/landasan sedang dibangun sekarang.
Tahap kelima adalah produk terstruktur. Setelah Anda punya kredit, Anda mendapatkan derivatif, tranches, dan instrumen berbasis imbal hasil yang berjalan secara native di on-chain. Di sinilah keuangan tradisional dan DeFi benar-benar bertemu.
Kesalahan kebanyakan orang adalah memperlakukan setiap headline sebagai peristiwa yang berdiri sendiri. Padahal semuanya berurutan. Setiap tahap menjadi prasyarat tahap berikutnya. Tim yang membangun rel tahap empat hari ini akan menentukan tahap lima.
Institusi yang memetakan waterfall ini 18 bulan lalu sudah beroperasi. Yang masih menunggu bukti adalah exit liquidity.
$BTC $ETH $BNB
#CryptoAdoption #InstitutionalCrypto #Bitcoin #DeFi #CryptoInfrastructure