Perusahaan stablecoin senilai 14,6 juta dolar AS yang sudah pasti—meraih izin bank tingkat nasional dari Amerika Serikat—namun izin ini tidak bisa menghimpun dana, juga tidak bisa menyalurkan pinjaman.

Perusahaan itu bernama Bastion, bergerak di bidang infrastruktur stablecoin. Kantor Pengawas Keuangan Mata Uang AS (OCC) memberikan persetujuan awal bersyarat untuknya sebagai “national trust bank”, yang pada dasarnya memasukkan semua hal—penitipan stablecoin, dompet, infrastruktur pembayaran, penerbitan white-label—ke dalam satu entitas yang berada di bawah pengawasan federal. Perusahaan ini baru menyelesaikan pendanaan 14,6 juta dolar AS pada September 2025, dengan dukungan Coinbase Ventures, Sony, Samsung, a16z, dan Hashed.

Namun, sorotan sesungguhnya tidak hanya pada Bastion. Ke depan, Ripple juga telah memperoleh persetujuan bersyarat yang sejenis; Circle dan BitGo sudah mendapatkan persetujuan final; Block milik Jack Dorsey juga sedang mengajukan permohonan. Hampir semua pemain papan atas di jalur stablecoin sedang mengantri untuk menjadi bank.

Ada kontras yang menarik untuk dicermati. Banyak orang mengira stablecoin ditujukan untuk “membunuh” bank, mendorong bank tradisional tersingkir; hasilnya, sekarang justru perusahaan stablecoin sendiri antre untuk menjadi bank. Lebih halus lagi, izin “bank trust” ini versi yang dipangkas—tidak boleh menghimpun dana, tidak boleh menyalurkan pinjaman, hanya mengurus penitipan dan infrastruktur pembayaran. Artinya, stablecoin belum berani menyentuh bisnis simpan pinjam bank yang paling menguntungkan; yang mereka cari lebih dulu adalah “restu dari pemerintah federal” sebagai jaminan—stempel kepatuhan yang menempel pada diri mereka. Seperti kata CEO Nassim Eddequiouaq: stablecoin telah berubah dari teknologi yang masih berkembang menjadi infrastruktur keuangan inti, sehingga membutuhkan standar yang berbeda.

Terjemahan bebasnya: kelemahan terbesar stablecoin selama ini adalah “kekaburan kepatuhan”—bayangan bursa yang kolaps, dan juga keraguan saat terjadi penarikan dana besar-besaran dari bank, tak pernah benar-benar hilang. Kini para pemain ini berebut agar diakuisisi OCC, yang berarti mereka secara sukarela menyerahkan “titik-titik vital” kepada regulator, mengganti dengan “sertifikasi tim nasional”. Bagi pengguna, ini kabar baik—uang lebih aman; tapi untuk narasi “desentralisasi”, ini mungkin sekali lagi merupakan rekrutmen yang dibalut cara yang halus.

Menurut Anda, perusahaan stablecoin yang mengantri untuk mendapatkan izin bank ini bergerak menuju arus utama, atau justru sedang ditarik untuk bergabung (diakui/di-”konsolidasikan”)? Bahas di kolom komentar.

Setiap hari, temani Anda mengikuti tren hangat stablecoin—bukan hanya melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantu Anda memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀

Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
⚖️ 合规风向,进群一起看