#比特币突破8万美元大关
⚖️ 政策怎么解读,群里聊
Sebuah kapal tanker melewati Selat Hormuz, menerima dana 1 juta hingga 2 juta dolar AS—“pungutan tol” ini, ternyata dibayarkan menggunakan bitcoin.
Pada Kamis, Departemen Keuangan AS mengambil tindakan dengan memberikan sanksi kepada sebuah bursa kripto bernama BitBank di Teheran. Alasannya: sejak bulan Juni, bursa ini menyalurkan “pungutan tol Selat Hormuz” yang dikumpulkannya untuk Garda Revolusi Islam (IRGC). Bursa tersebut baru didirikan pada tahun 2024. Pengendali di baliknya adalah seorang bankir Iran, Babak Zanjani—yang pada tahun 2016 dijatuhi hukuman mati karena penggelapan dana milik perusahaan minyak nasional Iran. Setelah vonisnya diubah pada tahun 2024, ia kembali ke dunia bisnis, bahkan ikut mempromosikan BitBank di akun media sosial miliknya.
Mari lihat aliran uangnya. Departemen Keuangan menuduh bahwa selama dua bulan, dari Juni hingga Juli, BitBank memindahkan “beberapa ratus juta” bitcoin ke IRGC. Sementara itu, badan keamanan maritim yang sebenarnya menerima “pungutan tol” Selat Hormuz sudah disanksi pada 29 Juli. Sejak Juni, badan itu mengandalkan BitBank untuk mentransfer uang yang berhasil dikumpulkan ke rezim. Lembaga ini memungut biaya “izin aman” dari kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, sebesar 1 juta hingga 2 juta dolar per kapal.
Dalam putaran ini, total ada 5 nama yang ditunjuk: BitBank, perusahaan perdagangan elektronik Pishtaz Simorgh yang menulis perangkat lunaknya, serta tiga eksekutif dari grup Dot One. Dasarnya adalah Executive Order nomor 13902, yang pada bulan Agustus baru diperluas ke “siapa pun yang menjalankan bisnis di industri aset digital Iran”.
Menteri Keuangan Scott Bessent menyampaikan pernyataan yang sangat tegas: “Jika Anda mendukung rezim Iran, Departemen Keuangan akan menyanksi Anda.” Kode untuk aksi ini adalah “economic outcasts” (pengucilan ekonomi), bagian dari “D-Day ekonomi” yang diumumkannya pada 24 Agustus.
Pendapat saya: yang seharusnya menjadi sasaran utama adalah sanksi tingkat kedua—kek. BitBank sendiri tidak punya banyak aset di AS, jadi membekukan asetnya pun tidak akan banyak berpengaruh. Namun aturannya adalah: sebuah bursa di Dubai, atau sebuah bank di Istanbul, asalkan mereka pernah memindahkan dana atas nama BitBank—tanpa perlu disentuh sedikit pun oleh warga AS—mereka langsung bisa dikeluarkan dari sistem dolar. Inilah ancaman paling nyata bagi bursa kripto global. Yang menarik adalah, kali ini OFAC tidak mempublikasikan alamat dompet apa pun. Sedangkan pada penunggalan sebelumnya di bulan Januari terhadap Zedcex, mereka sekaligus merilis 7 alamat dompet tron. Tanpa alamat, perangkat lunak penyaringan tim kepatuhan tidak bisa bekerja, sehingga masih banyak tanda tanya apakah larangan ini benar-benar bisa diterapkan.
Prediksi pasar: Myriad sudah memberi harga. Probabilitas AS mencabut blokade maritim terhadap Iran sebelum 30 September turun ke 10%, dari sebulan sebelumnya turun 30 poin.
Menurut Anda, menggunakan bitcoin untuk memungut “tol” dari kapal tanker adalah langkah Iran untuk menghindari dolar, atau justru bitcoin yang menjadi kambing hitam demi menanggung beban sistem dolar? Diskusikan di kolom komentar.
Setiap hari menemani Anda memantau sorotan di dunia koin—bukan hanya melihat berita yang terjadi, tetapi juga membantu Anda memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
⚖️ 政策怎么解读,群里聊
Sebuah kapal tanker melewati Selat Hormuz, menerima dana 1 juta hingga 2 juta dolar AS—“pungutan tol” ini, ternyata dibayarkan menggunakan bitcoin.
Pada Kamis, Departemen Keuangan AS mengambil tindakan dengan memberikan sanksi kepada sebuah bursa kripto bernama BitBank di Teheran. Alasannya: sejak bulan Juni, bursa ini menyalurkan “pungutan tol Selat Hormuz” yang dikumpulkannya untuk Garda Revolusi Islam (IRGC). Bursa tersebut baru didirikan pada tahun 2024. Pengendali di baliknya adalah seorang bankir Iran, Babak Zanjani—yang pada tahun 2016 dijatuhi hukuman mati karena penggelapan dana milik perusahaan minyak nasional Iran. Setelah vonisnya diubah pada tahun 2024, ia kembali ke dunia bisnis, bahkan ikut mempromosikan BitBank di akun media sosial miliknya.
Mari lihat aliran uangnya. Departemen Keuangan menuduh bahwa selama dua bulan, dari Juni hingga Juli, BitBank memindahkan “beberapa ratus juta” bitcoin ke IRGC. Sementara itu, badan keamanan maritim yang sebenarnya menerima “pungutan tol” Selat Hormuz sudah disanksi pada 29 Juli. Sejak Juni, badan itu mengandalkan BitBank untuk mentransfer uang yang berhasil dikumpulkan ke rezim. Lembaga ini memungut biaya “izin aman” dari kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz, sebesar 1 juta hingga 2 juta dolar per kapal.
Dalam putaran ini, total ada 5 nama yang ditunjuk: BitBank, perusahaan perdagangan elektronik Pishtaz Simorgh yang menulis perangkat lunaknya, serta tiga eksekutif dari grup Dot One. Dasarnya adalah Executive Order nomor 13902, yang pada bulan Agustus baru diperluas ke “siapa pun yang menjalankan bisnis di industri aset digital Iran”.
Menteri Keuangan Scott Bessent menyampaikan pernyataan yang sangat tegas: “Jika Anda mendukung rezim Iran, Departemen Keuangan akan menyanksi Anda.” Kode untuk aksi ini adalah “economic outcasts” (pengucilan ekonomi), bagian dari “D-Day ekonomi” yang diumumkannya pada 24 Agustus.
Pendapat saya: yang seharusnya menjadi sasaran utama adalah sanksi tingkat kedua—kek. BitBank sendiri tidak punya banyak aset di AS, jadi membekukan asetnya pun tidak akan banyak berpengaruh. Namun aturannya adalah: sebuah bursa di Dubai, atau sebuah bank di Istanbul, asalkan mereka pernah memindahkan dana atas nama BitBank—tanpa perlu disentuh sedikit pun oleh warga AS—mereka langsung bisa dikeluarkan dari sistem dolar. Inilah ancaman paling nyata bagi bursa kripto global. Yang menarik adalah, kali ini OFAC tidak mempublikasikan alamat dompet apa pun. Sedangkan pada penunggalan sebelumnya di bulan Januari terhadap Zedcex, mereka sekaligus merilis 7 alamat dompet tron. Tanpa alamat, perangkat lunak penyaringan tim kepatuhan tidak bisa bekerja, sehingga masih banyak tanda tanya apakah larangan ini benar-benar bisa diterapkan.
Prediksi pasar: Myriad sudah memberi harga. Probabilitas AS mencabut blokade maritim terhadap Iran sebelum 30 September turun ke 10%, dari sebulan sebelumnya turun 30 poin.
Menurut Anda, menggunakan bitcoin untuk memungut “tol” dari kapal tanker adalah langkah Iran untuk menghindari dolar, atau justru bitcoin yang menjadi kambing hitam demi menanggung beban sistem dolar? Diskusikan di kolom komentar.
Setiap hari menemani Anda memantau sorotan di dunia koin—bukan hanya melihat berita yang terjadi, tetapi juga membantu Anda memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
