Luncurkan alat untuk menggunakan kecerdasan buatan tanpa mengekspos data pribadi

AgentCloak memastikan bahwa informasi sensitif digantikan dengan data sintetis sebelum dikirim ke chatbot, sehingga melindungi privasi pengguna.

Ekstensi ini mendeteksi dan menyembunyikan informasi di perangkat tanpa mengirimkannya ke server eksternal.

Tersedia versi gratis untuk individu dan opsi lanjutan yang ditujukan untuk perusahaan.

Pengembang Peter Yared mengumumkan peluncuran AgentCloak, sebuah alat yang diklaim dirancang untuk berinteraksi dengan layanan kecerdasan buatan (AI) tanpa mengungkap informasi pribadi.

Menurut spesifikasi yang dipublikasikan, perangkat lunak ini bekerja secara otonom di browser atau komputer, sehingga mencegah data asli ditransmisikan ke perusahaan yang bertanggung jawab atas model bahasa.

Mekanisme utamanya—sesuai unggahan Yared di X dan situs web alat tersebut—adalah mendeteksi dan menyamarkan elemen yang bersifat rahasia sebelum elemen tersebut keluar dari perangkat klien.

Platform ini secara otomatis mengidentifikasi nama, email, nomor telepon, dan data perbankan, lalu menggantinya dengan substitusi sintetis yang mempertahankan format aslinya melalui sistem pemetaan yang disebut «kembar digital».

Permintaan yang telah diubah dikirim ke platform seperti ChatGPT, Claude, atau Gemini, yang kemudian merespons dengan berinteraksi hanya dengan nama samaran.

Meski Yared dalam unggahannya menyatakan bahwa alat ini sudah digunakan dan «dipercayai oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia», dokumentasi resminya tidak menyebutkan nama perusahaan pelanggan mana pun maupun metrik yang dapat diverifikasi, sehingga pernyataan tersebut menjadi klaim adopsi yang tidak dapat dibuktikan.

Saat chatbot mengembalikan pesan, AgentCloak memulihkan informasi asli secara lokal. Alat ini menyertakan fitur untuk mengingat padanan yang telah dibuat, sehingga pengguna tidak perlu menyetujui penggantian tersebut pada interaksi berikutnya.
#news
$BTC $ZEC $SPCXB