#比特币突破8万美元大关
🤖 进群看 AI 赛道解读
Orang yang menggantung kartu bisbol senilai 11 juta dolar di leher, mengatakan bahwa Bitcoin bisa mencapai 1 juta dolar.
Di acara venture show 《Shark Tank》, “hiu” Kevin O’Leary, melemparkan pernyataan di konferensi Avalanche di New York: Bitcoin akan naik sampai tujuh digit. Tapi ia menambahkan satu syarat: harus dulu menyelesaikan celah keamanan yang belum pernah bisa ditaklukkan—komputer kuantum. Di industri, hari itu diberi nama “Q-Day”, yakni ketika kemampuan komputasi kuantum cukup kuat untuk membobol tanda tangan digital dompet Bitcoin.
Kartu ini juga gila: kartu koleksi buatan nomor 1 buatan Shohei Ohtani, di dalam kotak custom dari Tiffany, disematkan berlian 110 karat, dan terpasang pada platinum 2,2 pon. Tahun ini, tim koleksinya membelinya dengan harga rekor. Ia mengangkat kartu itu dan berkata, aset seperti ini harus masuk ke rantai, dan memang sudah ada di satu rantai, tetapi yang seharusnya adalah blockchain.
Ia bilang, kalau masalah kuantum tidak diselesaikan, maka institusi besar hanya akan menganggap Bitcoin sebagai “koleksi yang unik”, dengan batas alokasi sekitar 3%, sekadar seperti hiasan layaknya emas, bukan sebagai posisi inti.
Sebuah makalah dari Google awal tahun ini sudah lebih dulu memajukan “hari” itu. Sekarang industri terbelah menjadi dua kubu: satu pihak bertaruh bahwa sekitar tahun 2032, kuantum akan mengancam kripto; pihak lain yakin ini tidak akan pernah terjadi. Namun ketakutan ternyata sudah mengubah taruhan dari dana besar.
Ia juga membalik penilaiannya sendiri dari 18 bulan lalu. Saat itu ia berkata, “membeli Bitcoin ditambah Ethereum, bisa menikmati 97% volatilitas di industri.” Hasilnya, tidak ada pihak yang benar-benar menyatu pada Ethereum. Ia lalu mengubah arah: Ethereum tidak cukup cepat, dan juga tidak cukup aman; ke depan tiap industri akan memilih rantainya masing-masing. Mana pun yang lebih dulu direbut bursa besar untuk urusan tokenisasi, koin tersebut bakal “naik ke langit”.
Setelah Bitcoin menembus angka 80 ribu dolar, skenario “1 juta dolar” versi O’Leary menjadi makin jauh. Tapi syaratnya tetap: bom waktu kuantum ini harus dulu dijinakkan.
Menurutmu, Bitcoin benar-benar bisa mencapai 1 juta dolar? Komputasi kuantum akan lebih dulu diselesaikan, atau dijadikan alasan “tak akan pernah datang”? Bicarakan di kolom komentar. Setiap hari kami mengajakmu memantau sorotan di dunia kripto—bukan hanya melihat apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
🤖 进群看 AI 赛道解读
Orang yang menggantung kartu bisbol senilai 11 juta dolar di leher, mengatakan bahwa Bitcoin bisa mencapai 1 juta dolar.
Di acara venture show 《Shark Tank》, “hiu” Kevin O’Leary, melemparkan pernyataan di konferensi Avalanche di New York: Bitcoin akan naik sampai tujuh digit. Tapi ia menambahkan satu syarat: harus dulu menyelesaikan celah keamanan yang belum pernah bisa ditaklukkan—komputer kuantum. Di industri, hari itu diberi nama “Q-Day”, yakni ketika kemampuan komputasi kuantum cukup kuat untuk membobol tanda tangan digital dompet Bitcoin.
Kartu ini juga gila: kartu koleksi buatan nomor 1 buatan Shohei Ohtani, di dalam kotak custom dari Tiffany, disematkan berlian 110 karat, dan terpasang pada platinum 2,2 pon. Tahun ini, tim koleksinya membelinya dengan harga rekor. Ia mengangkat kartu itu dan berkata, aset seperti ini harus masuk ke rantai, dan memang sudah ada di satu rantai, tetapi yang seharusnya adalah blockchain.
Ia bilang, kalau masalah kuantum tidak diselesaikan, maka institusi besar hanya akan menganggap Bitcoin sebagai “koleksi yang unik”, dengan batas alokasi sekitar 3%, sekadar seperti hiasan layaknya emas, bukan sebagai posisi inti.
Sebuah makalah dari Google awal tahun ini sudah lebih dulu memajukan “hari” itu. Sekarang industri terbelah menjadi dua kubu: satu pihak bertaruh bahwa sekitar tahun 2032, kuantum akan mengancam kripto; pihak lain yakin ini tidak akan pernah terjadi. Namun ketakutan ternyata sudah mengubah taruhan dari dana besar.
Ia juga membalik penilaiannya sendiri dari 18 bulan lalu. Saat itu ia berkata, “membeli Bitcoin ditambah Ethereum, bisa menikmati 97% volatilitas di industri.” Hasilnya, tidak ada pihak yang benar-benar menyatu pada Ethereum. Ia lalu mengubah arah: Ethereum tidak cukup cepat, dan juga tidak cukup aman; ke depan tiap industri akan memilih rantainya masing-masing. Mana pun yang lebih dulu direbut bursa besar untuk urusan tokenisasi, koin tersebut bakal “naik ke langit”.
Setelah Bitcoin menembus angka 80 ribu dolar, skenario “1 juta dolar” versi O’Leary menjadi makin jauh. Tapi syaratnya tetap: bom waktu kuantum ini harus dulu dijinakkan.
Menurutmu, Bitcoin benar-benar bisa mencapai 1 juta dolar? Komputasi kuantum akan lebih dulu diselesaikan, atau dijadikan alasan “tak akan pernah datang”? Bicarakan di kolom komentar. Setiap hari kami mengajakmu memantau sorotan di dunia kripto—bukan hanya melihat apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
