Pendle meluncurkan NGI+; pasar imbal hasil RWA kembali berkembang
Pendle meluncurkan token strategi NGI+ dari AssetoFinance yang telah tokenisasi, yaitu Partners Group Next Generation Infrastructure, dengan tanggal jatuh tempo 10 Desember 2026. Saat peluncuran, imbal hasil pendapatan tetap sekitar 19%. Partners Group mengelola aset sekitar 1860 miliar USD, dan ukuran dana infrastruktur terkait melebihi 1 miliar USD. Ini jelas lebih condong bullish bagi PENDLE dan segmen yield RWA: Pendle tidak hanya menjadi tempat untuk memperdagangkan transaksi imbal hasil stablecoin dan LST, melainkan memindahkan imbal hasil aset tradisional seperti dana infrastruktur swasta ke penetapan harga di blockchain. Pasar PT/YT baru juga berpotensi menghadirkan lebih banyak transaksi dan biaya. Dalam jangka pendek, dana kemungkinan akan terus memperdagangkan narasi “RWA on-chain level institusi”; namun 19% adalah imbal hasil pendapatan tetap yang ditetapkan oleh harga pasar, bukan imbal hasil yang dijanjikan oleh dana. Mengejar PENDLE dengan harga tinggi tetap perlu melihat apakah volume transaksi dan arus masuk dana RWA dapat berlanjut.
Sumber: BlockBeats
#NGI #PENDLE
Gambar 1: Pendle meluncurkan NGI+, pasar imbal hasil RWA kembali berkembang · Sumber: tangkapan layar bagian halaman
Sumber gambar: https://www.theblockbeats.info/flash/367851
Pendle meluncurkan token strategi NGI+ dari AssetoFinance yang telah tokenisasi, yaitu Partners Group Next Generation Infrastructure, dengan tanggal jatuh tempo 10 Desember 2026. Saat peluncuran, imbal hasil pendapatan tetap sekitar 19%. Partners Group mengelola aset sekitar 1860 miliar USD, dan ukuran dana infrastruktur terkait melebihi 1 miliar USD. Ini jelas lebih condong bullish bagi PENDLE dan segmen yield RWA: Pendle tidak hanya menjadi tempat untuk memperdagangkan transaksi imbal hasil stablecoin dan LST, melainkan memindahkan imbal hasil aset tradisional seperti dana infrastruktur swasta ke penetapan harga di blockchain. Pasar PT/YT baru juga berpotensi menghadirkan lebih banyak transaksi dan biaya. Dalam jangka pendek, dana kemungkinan akan terus memperdagangkan narasi “RWA on-chain level institusi”; namun 19% adalah imbal hasil pendapatan tetap yang ditetapkan oleh harga pasar, bukan imbal hasil yang dijanjikan oleh dana. Mengejar PENDLE dengan harga tinggi tetap perlu melihat apakah volume transaksi dan arus masuk dana RWA dapat berlanjut.
Sumber: BlockBeats
#NGI #PENDLE
Gambar 1: Pendle meluncurkan NGI+, pasar imbal hasil RWA kembali berkembang · Sumber: tangkapan layar bagian halaman
Sumber gambar: https://www.theblockbeats.info/flash/367851
