FOMC pada 16 September menaikkan suku bunga dana federal sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%—4,00%, dengan 12 suara mendukung dan 0 suara menolak. Ini adalah kenaikan suku bunga pertama sejak Juli 2023, dan juga merupakan pertama kalinya setelah Vols(h) menjabat sebagai ketua.
Jadi, pertanyaan “apakah kenaikan suku bunga sudah menjadi kepastian” perlu dilihat dalam dua lapis. Lapis pertama sudah pasti: peluang penetapan harga pasar sebelum rapat melebihi 90%, dan “taruhannya” memang sudah mendarat. Lapis kedua masih sepenuhnya belum pasti: apakah ini menjadi titik awal dari siklus kenaikan suku bunga yang berkelanjutan.
Dalam panduan terdapat unsur yang jelas bernada hawkish. Dari 18 pejabat, 12 memperkirakan masih ada satu kali kenaikan lagi dalam tahun ini, 4 memperkirakan masih ada dua kali lagi, dan tidak ada seorang pun yang memprediksi penurunan suku bunga tahun ini; pada proyeksi suku bunga akhir tahun, median naik dari 3,8% menjadi 4,1%; sementara ekspektasi suku bunga netral jangka panjang naik dari 3,1% menjadi 3,2%. Proyeksi ekonomi juga direvisi ke atas—PCE inti 2026 dinaikkan menjadi 3,4%, dan waktu inflasi kembali ke target 2% diundur hingga 2029. Pernyataan juga menghapus frasa “inflasi tinggi berasal dari guncangan penawaran”, diganti dengan “pengeluaran domestik tetap tangguh”, yang pada dasarnya mengakui bahwa sisi permintaan juga memiliki tanggung jawab.
Perbedaan pandangan dari pihak penjual (sell-side) justru lebih layak diperhatikan. Satu kubu berpendapat bahwa Desember adalah periode pertarungan substansial berikutnya, dengan skenario dasar yakni menaikkan sekali lagi; kubu lain menilai tidak ada dasar fundamental untuk siklus kenaikan besar yang berlanjut, kecuali harga minyak menjadi tidak terkendali, serta memperingatkan bahwa tekanan dari pemilihan paruh waktu pada Oktober kemungkinan besar membuat kebijakan tetap diam, sehingga ruang kumulatifnya hanya sekitar 50—75 basis poin. Penetapan harga pasar pada dasarnya selaras dengan peta dot plot.
Kecenderungan saya: pernyataan “waktu inflasi kembali ke 2% diundur hingga 2029” lebih penting daripada kenaikan 25 basis poin itu sendiri. Kalimat ini berarti “suku bunga tinggi bertahan lebih lama” yang sebelumnya hanya asumsi transaksi, kini berubah menjadi narasi resmi. Untuk aset berdurasi sangat panjang seperti $BTC , tekanan dari sisi pembagi (denominator) tidak akan hilang hanya karena satu kali kenaikan suku bunga sudah terealisasi.
Bagaimana menurut kalian—ini adalah aksi teknis untuk “membatalkan sebagian pelonggaran”, atau pembukaan untuk putaran pengetatan yang baru? #ApakahKenaikanSukuBungaTheFedSudahPasti
Jadi, pertanyaan “apakah kenaikan suku bunga sudah menjadi kepastian” perlu dilihat dalam dua lapis. Lapis pertama sudah pasti: peluang penetapan harga pasar sebelum rapat melebihi 90%, dan “taruhannya” memang sudah mendarat. Lapis kedua masih sepenuhnya belum pasti: apakah ini menjadi titik awal dari siklus kenaikan suku bunga yang berkelanjutan.
Dalam panduan terdapat unsur yang jelas bernada hawkish. Dari 18 pejabat, 12 memperkirakan masih ada satu kali kenaikan lagi dalam tahun ini, 4 memperkirakan masih ada dua kali lagi, dan tidak ada seorang pun yang memprediksi penurunan suku bunga tahun ini; pada proyeksi suku bunga akhir tahun, median naik dari 3,8% menjadi 4,1%; sementara ekspektasi suku bunga netral jangka panjang naik dari 3,1% menjadi 3,2%. Proyeksi ekonomi juga direvisi ke atas—PCE inti 2026 dinaikkan menjadi 3,4%, dan waktu inflasi kembali ke target 2% diundur hingga 2029. Pernyataan juga menghapus frasa “inflasi tinggi berasal dari guncangan penawaran”, diganti dengan “pengeluaran domestik tetap tangguh”, yang pada dasarnya mengakui bahwa sisi permintaan juga memiliki tanggung jawab.
Perbedaan pandangan dari pihak penjual (sell-side) justru lebih layak diperhatikan. Satu kubu berpendapat bahwa Desember adalah periode pertarungan substansial berikutnya, dengan skenario dasar yakni menaikkan sekali lagi; kubu lain menilai tidak ada dasar fundamental untuk siklus kenaikan besar yang berlanjut, kecuali harga minyak menjadi tidak terkendali, serta memperingatkan bahwa tekanan dari pemilihan paruh waktu pada Oktober kemungkinan besar membuat kebijakan tetap diam, sehingga ruang kumulatifnya hanya sekitar 50—75 basis poin. Penetapan harga pasar pada dasarnya selaras dengan peta dot plot.
Kecenderungan saya: pernyataan “waktu inflasi kembali ke 2% diundur hingga 2029” lebih penting daripada kenaikan 25 basis poin itu sendiri. Kalimat ini berarti “suku bunga tinggi bertahan lebih lama” yang sebelumnya hanya asumsi transaksi, kini berubah menjadi narasi resmi. Untuk aset berdurasi sangat panjang seperti $BTC , tekanan dari sisi pembagi (denominator) tidak akan hilang hanya karena satu kali kenaikan suku bunga sudah terealisasi.
Bagaimana menurut kalian—ini adalah aksi teknis untuk “membatalkan sebagian pelonggaran”, atau pembukaan untuk putaran pengetatan yang baru? #ApakahKenaikanSukuBungaTheFedSudahPasti