Kemarin saya menulis tentang order flow — studi tentang siapa yang agresif dan siapa yang pasif di pasar.
Hari ini saya ingin menghubungkannya dengan sesuatu yang lebih sederhana: market depth.
Market depth adalah total ukuran order beli dan jual yang ada di order book pada setiap level harga. Ini adalah “likuiditas” yang sering dibicarakan orang.
Saat depth tipis, order kecil dapat menggerakkan harga banyak. Saat depth tebal, bahkan order besar pun hampir tidak menggerakkannya.
Inilah sebabnya dua koin bisa memiliki volume 24 jam yang sama, tetapi perilaku harganya sangat berbeda.
ZEC diperdagangkan sebesar $1,85 miliar hari ini. Namun kedalaman order book ZEC tidak sama dengan BTC. Jika Anda mencoba membeli ZEC senilai $10 juta dengan satu market order, Anda akan menggerakkan harga lebih banyak dibandingkan jika membeli BTC senilai $10 juta.
Pelajarannya: volume memberi tahu Anda berapa banyak yang benar-benar terjadi transaksi. Depth memberi tahu Anda berapa banyak yang bisa diperdagangkan tanpa menggerakkan harga.
Volume tinggi + depth tipis = volatil. Volume tinggi + depth tebal = stabil.
Jika Anda ingin memahami mengapa sebuah koin bergerak sangat liar pada volume yang relatif kecil, periksa depth-nya. Sering kali, yang mengejutkan bukan volumenya. Melainkan kurangnya likuiditas di bawahnya.
#CryptoEducation #MarketDepth #Liquidity
Hari ini saya ingin menghubungkannya dengan sesuatu yang lebih sederhana: market depth.
Market depth adalah total ukuran order beli dan jual yang ada di order book pada setiap level harga. Ini adalah “likuiditas” yang sering dibicarakan orang.
Saat depth tipis, order kecil dapat menggerakkan harga banyak. Saat depth tebal, bahkan order besar pun hampir tidak menggerakkannya.
Inilah sebabnya dua koin bisa memiliki volume 24 jam yang sama, tetapi perilaku harganya sangat berbeda.
ZEC diperdagangkan sebesar $1,85 miliar hari ini. Namun kedalaman order book ZEC tidak sama dengan BTC. Jika Anda mencoba membeli ZEC senilai $10 juta dengan satu market order, Anda akan menggerakkan harga lebih banyak dibandingkan jika membeli BTC senilai $10 juta.
Pelajarannya: volume memberi tahu Anda berapa banyak yang benar-benar terjadi transaksi. Depth memberi tahu Anda berapa banyak yang bisa diperdagangkan tanpa menggerakkan harga.
Volume tinggi + depth tipis = volatil. Volume tinggi + depth tebal = stabil.
Jika Anda ingin memahami mengapa sebuah koin bergerak sangat liar pada volume yang relatif kecil, periksa depth-nya. Sering kali, yang mengejutkan bukan volumenya. Melainkan kurangnya likuiditas di bawahnya.
#CryptoEducation #MarketDepth #Liquidity
