#stellaractivatesprotocol28at211tps
Protokol Stellar 28 Siap Hadir — Memahami 211 TPS
Protokol Stellar 28, yang disebut Adapter, diaktifkan di mainnet pada 16 September, menurut riwayat protokol yang tercatat di jaringan.
Angka 211 TPS perlu konteks. Snapshot Chainspect pada 18 September menampilkan 211,4 TPS di bawah “Max TPS (100 blocks)”, bersama rata-rata satu jam sebesar 132,3 TPS. Nilai maksimum tersebut tidak menetapkan batas kapasitas baru atau membuktikan adanya peningkatan kinerja yang disebabkan oleh upgrade.
Adapter menghadirkan perubahan yang dirancang untuk membantu validator mencapai konsensus dengan penundaan yang lebih sedikit. Adapter juga memungkinkan kelompok kontrak pintar terkait untuk diupgrade bersama, serta mempermudah migrasi data kontrak.
Stellar Development Foundation mengatakan bahwa keuntungan kinerja penuh akan diberlakukan secara bertahap saat pengunduhan parallel transaction-set diaktifkan.
Pendapat saya: Kinerja yang lebih dapat diprediksi dapat membantu aplikasi pembayaran mengelola periode sibuk, sementara upgrade kontrak yang terkoordinasi bisa mengurangi masalah pemeliharaan bagi pengembang.
Saya akan memantau throughput berkelanjutan, kegagalan transaksi, konsistensi penyelesaian, dan penggunaan berulang aplikasi selama beberapa minggu. Ukuran-ukuran itu akan memberikan gambaran yang lebih kuat tentang perbaikan yang benar-benar terasa. Untuk XLM, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana aplikasi menerjemahkan kemampuan ini menjadi aktivitas jaringan yang bertahan lama; rilis protokol saja tidak bisa menjawabnya.
Apa yang lebih penting untuk tahap berikutnya Stellar: kinerja yang konsisten atau aplikasi yang menghadirkan pengguna berulang?
#StellarActivatesProtocol28At211TPS #stellar #XLM
$ARB $COTI $AVA
Protokol Stellar 28 Siap Hadir — Memahami 211 TPS
Protokol Stellar 28, yang disebut Adapter, diaktifkan di mainnet pada 16 September, menurut riwayat protokol yang tercatat di jaringan.
Angka 211 TPS perlu konteks. Snapshot Chainspect pada 18 September menampilkan 211,4 TPS di bawah “Max TPS (100 blocks)”, bersama rata-rata satu jam sebesar 132,3 TPS. Nilai maksimum tersebut tidak menetapkan batas kapasitas baru atau membuktikan adanya peningkatan kinerja yang disebabkan oleh upgrade.
Adapter menghadirkan perubahan yang dirancang untuk membantu validator mencapai konsensus dengan penundaan yang lebih sedikit. Adapter juga memungkinkan kelompok kontrak pintar terkait untuk diupgrade bersama, serta mempermudah migrasi data kontrak.
Stellar Development Foundation mengatakan bahwa keuntungan kinerja penuh akan diberlakukan secara bertahap saat pengunduhan parallel transaction-set diaktifkan.
Pendapat saya: Kinerja yang lebih dapat diprediksi dapat membantu aplikasi pembayaran mengelola periode sibuk, sementara upgrade kontrak yang terkoordinasi bisa mengurangi masalah pemeliharaan bagi pengembang.
Saya akan memantau throughput berkelanjutan, kegagalan transaksi, konsistensi penyelesaian, dan penggunaan berulang aplikasi selama beberapa minggu. Ukuran-ukuran itu akan memberikan gambaran yang lebih kuat tentang perbaikan yang benar-benar terasa. Untuk XLM, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana aplikasi menerjemahkan kemampuan ini menjadi aktivitas jaringan yang bertahan lama; rilis protokol saja tidak bisa menjawabnya.
Apa yang lebih penting untuk tahap berikutnya Stellar: kinerja yang konsisten atau aplikasi yang menghadirkan pengguna berulang?
#StellarActivatesProtocol28At211TPS #stellar #XLM
$ARB $COTI $AVA

