Kenaikan suku bunga 25 basis poin membuat BTC turun menembus 75.000, pandangan analis tentang pergerakan selanjutnya beragam

Pada 17 September, The Federal Reserve (FOMC) mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sesuai perkiraan, dengan menetapkan target kisaran suku bunga dana federal di angka 3,75%-4%. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi tekanan inflasi dengan melanjutkan jalur pengetatan moneter dari The Fed.

Setelah kabar tersebut dirilis, Bitcoin mengalami fluktuasi tajam dan sempat anjlok menembus 75.000 dolar AS. Hingga saat ini, BTC telah kembali naik dan bergerak berfluktuasi di sekitar 76.400 dolar AS.

Perlu dicatat, meskipun kenaikan suku bunga kali ini umumnya sudah sesuai ekspektasi pasar, peta titik (dot plot) terbaru yang dirilis bersama keputusan tersebut menunjukkan bahwa pejabat The Fed memperkirakan setidaknya masih akan ada satu kali lagi kenaikan suku bunga pada periode 2026.

Artinya, jika ruang pengetatan berikutnya belum sepenuhnya dicerna oleh pasar, ketidakpastian terkait jalur kebijakan akan tetap menjadi variabel inti yang dihadapi pasar kripto di masa mendatang.

Setelah kenaikan suku bunga terealisasi, pandangan para analis terhadap pergerakan pasar ke depan beragam. Di antaranya, analis “Doctor Profit” bersikap optimistis, berpendapat bahwa Bitcoin sudah menyentuh titik terbawah di 57.000 dolar, level 71.000 dolar adalah “support paling menyakitkan (maksimum pain)” dan target menengah mengarah ke 88.000 dolar;

Namun analis Ali Martinez lebih berhati-hati, menyoroti bahwa garis biaya pemegang jangka pendek di 71.200 dolar adalah level pengamatan kunci. Jika terjadi penurunan lebih lanjut, area tersebut bisa dianggap sebagai zona pembelian potensial.

Saat ini, di titik waktu yang krusial, fokus perdebatan pasar telah bergeser dari “apakah ada kenaikan suku bunga” menjadi “apakah kenaikan suku bunga kali ini hanya peristiwa terisolasi atau justru menjadi awal dari siklus pengetatan baru”.

Bagi pasar kripto, yang benar-benar dapat menentukan arah pergerakan pasar setelah ini bukanlah kenaikan suku bunga 25 basis poin yang sudah terjadi, melainkan perubahan data inflasi di masa mendatang, serta spekulasi pasar tentang langkah berikutnya dari The Fed.

#美联储货币政策路径