Malam mau keluar jalan-jalan, anak perempuan saya bilang, «Tidak, jangan. Di luar terlalu gelap, berbahaya.»
Saya bilang, «Tidak apa-apa.»
Dia bilang, «Tapi ayah itu penting bagi kami.»
Hati saya terasa terhangat. Sambil berpikir kalau anak perempuan saya ternyata dididik dengan baik, ternyata dia menambahkan lagi: «Masih banyak cicilan rumah yang belum lunas.»
Saya bilang, «Tidak apa-apa.»
Dia bilang, «Tapi ayah itu penting bagi kami.»
Hati saya terasa terhangat. Sambil berpikir kalau anak perempuan saya ternyata dididik dengan baik, ternyata dia menambahkan lagi: «Masih banyak cicilan rumah yang belum lunas.»
