#xrpsinks10%
🚨 XRP Turun 10%. Tapi CLARITY Hanya Pemicunya.
XRP jatuh dari sekitar $1.42 ke $1.26–1.30.
Sementara itu, Bitcoin turun sekitar 3%.
Jadi, kenapa XRP terkena pukulan jauh lebih keras? 👀
Jawaban paling jelas:
Undang-Undang CLARITY.
Pemungutan suara Senat berakhir 49–50, di bawah 60 suara yang dibutuhkan untuk meloloskan RUU tersebut.
Itu memicu kekecewaan — lalu leverage membuatnya makin buruk.
Sekitar posisi derivatif XRP senilai $40M dilikuidasi, dengan posisi long menyumbang lebih dari 95%.
Tapi kejutan yang lebih besar datang setelahnya.
🏦 The Fed benar-benar menaikkan suku bunga.
Pada 16 Sept., The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 bps menjadi 3.75–4.00% — kenaikan pertama sejak Juli 2023.
Dan keputusannya bulat.
Lebih penting lagi:
16 dari 18 pembuat kebijakan memperkirakan setidaknya ada satu kenaikan lagi pada 2026.
📈 Sementara itu, imbal hasil Treasury tenor 10 tahun mendorong mendekati 5%.
Ini mengubah seluruh latar pasar.
Imbal hasil lebih tinggi → biaya kesempatan lebih tinggi → kondisi keuangan makin ketat → tekanan lebih besar pada aset berisiko.
Dan XRP, yang sebelumnya sudah terkena guncangan regulasi khusus kripto, tiba-tiba menghadapi masalah makro yang jauh lebih besar.
Tapi inilah twist-nya. 👀
Aliran dana ETF XRP tetap positif selama aksi jual.
Jadi, pelemahan harga tidak otomatis berarti permintaan institusional menghilang.
Mungkin justru mencerminkan benturan antara:
permintaan ETF + likuidasi paksa + pengetatan makro.
Dan satu miskonsepsi lagi:
CLARITY bukanlah undang-undang khusus untuk XRP.
Kegagalannya tidak otomatis menghapus riwayat hukum XRP yang sudah ada.
🧠 Insight dari Square
CLARITY memicu aksi jual. The Fed mengubah rezimnya.
Uji nyata sekarang bukan sekadar apakah XRP bisa memantul.
Pertanyaannya adalah apakah permintaan ETF bisa menyerap tekanan jual sementara imbal hasil tetap mendekati 5% dan kebijakan moneter tetap ketat.
Yang lebih menentukan untuk XRP dari sini: aliran ETF atau The Fed?
$XRP
#XRP #Fed #CryptoRegulation
Komentar pasar saja. Bukan nasihat keuangan.
🚨 XRP Turun 10%. Tapi CLARITY Hanya Pemicunya.
XRP jatuh dari sekitar $1.42 ke $1.26–1.30.
Sementara itu, Bitcoin turun sekitar 3%.
Jadi, kenapa XRP terkena pukulan jauh lebih keras? 👀
Jawaban paling jelas:
Undang-Undang CLARITY.
Pemungutan suara Senat berakhir 49–50, di bawah 60 suara yang dibutuhkan untuk meloloskan RUU tersebut.
Itu memicu kekecewaan — lalu leverage membuatnya makin buruk.
Sekitar posisi derivatif XRP senilai $40M dilikuidasi, dengan posisi long menyumbang lebih dari 95%.
Tapi kejutan yang lebih besar datang setelahnya.
🏦 The Fed benar-benar menaikkan suku bunga.
Pada 16 Sept., The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 bps menjadi 3.75–4.00% — kenaikan pertama sejak Juli 2023.
Dan keputusannya bulat.
Lebih penting lagi:
16 dari 18 pembuat kebijakan memperkirakan setidaknya ada satu kenaikan lagi pada 2026.
📈 Sementara itu, imbal hasil Treasury tenor 10 tahun mendorong mendekati 5%.
Ini mengubah seluruh latar pasar.
Imbal hasil lebih tinggi → biaya kesempatan lebih tinggi → kondisi keuangan makin ketat → tekanan lebih besar pada aset berisiko.
Dan XRP, yang sebelumnya sudah terkena guncangan regulasi khusus kripto, tiba-tiba menghadapi masalah makro yang jauh lebih besar.
Tapi inilah twist-nya. 👀
Aliran dana ETF XRP tetap positif selama aksi jual.
Jadi, pelemahan harga tidak otomatis berarti permintaan institusional menghilang.
Mungkin justru mencerminkan benturan antara:
permintaan ETF + likuidasi paksa + pengetatan makro.
Dan satu miskonsepsi lagi:
CLARITY bukanlah undang-undang khusus untuk XRP.
Kegagalannya tidak otomatis menghapus riwayat hukum XRP yang sudah ada.
🧠 Insight dari Square
CLARITY memicu aksi jual. The Fed mengubah rezimnya.
Uji nyata sekarang bukan sekadar apakah XRP bisa memantul.
Pertanyaannya adalah apakah permintaan ETF bisa menyerap tekanan jual sementara imbal hasil tetap mendekati 5% dan kebijakan moneter tetap ketat.
Yang lebih menentukan untuk XRP dari sini: aliran ETF atau The Fed?
$XRP
#XRP #Fed #CryptoRegulation
Komentar pasar saja. Bukan nasihat keuangan.
