Trump baru saja menyerukan agar suku bunga turun ke 1% atau lebih rendah. Saat ini kita berada di 3,75-4,00%.
Artinya dia meminta penurunan 300+ basis poin. Pemotongan tunggal terbesar dalam sejarah? 100 bps pada 2008 dan 2020.
Pada dasarnya, dia meminta pemotongan rekor sebanyak tiga kali.
Ini bukan lagi sekadar perbedaan kebijakan. Ini sudah Presiden mendorong The Fed ke sudut secara terbuka, sementara pasar sudah dalam kondisi tegang.
The Fed seharusnya independen. Tapi ketika orang di Kantor Oval sekeras itu menyuarakan tingkat suku bunga yang dia inginkan, permainan berubah. Pasar mulai membebankan tekanan politik, bukan hanya data.
Secara historis, ketika Presiden menekan The Fed sedemikian keras, hasilnya tidak pernah rapi. Bisa The Fed menyerah dan kehilangan kredibilitas, atau mereka bertahan dan disalahkan untuk apa pun yang terjadi setelahnya.
Bagaimanapun, volatilitas meningkat.
Q4 baru saja menjadi jauh lebih menarik.
Artinya dia meminta penurunan 300+ basis poin. Pemotongan tunggal terbesar dalam sejarah? 100 bps pada 2008 dan 2020.
Pada dasarnya, dia meminta pemotongan rekor sebanyak tiga kali.
Ini bukan lagi sekadar perbedaan kebijakan. Ini sudah Presiden mendorong The Fed ke sudut secara terbuka, sementara pasar sudah dalam kondisi tegang.
The Fed seharusnya independen. Tapi ketika orang di Kantor Oval sekeras itu menyuarakan tingkat suku bunga yang dia inginkan, permainan berubah. Pasar mulai membebankan tekanan politik, bukan hanya data.
Secara historis, ketika Presiden menekan The Fed sedemikian keras, hasilnya tidak pernah rapi. Bisa The Fed menyerah dan kehilangan kredibilitas, atau mereka bertahan dan disalahkan untuk apa pun yang terjadi setelahnya.
Bagaimanapun, volatilitas meningkat.
Q4 baru saja menjadi jauh lebih menarik.