Undang-Undang CLARITY membutuhkan kejelasan lebih.

Senat AS telah menahan salah satu upaya terbesar untuk membentuk kerangka struktur pasar kripto tingkat federal.

Tapi bagian pentingnya adalah:

Undang-Undang CLARITY tidak kalah dalam pemungutan suara final.

Senat memberikan suara pada mosi prosedural untuk melanjutkan rancangan undang-undang tersebut.

Hasilnya:

49 YA
50 TIDAK
60 DIPERLUKAN

Dengan demikian, RUU gagal melewati hambatan prosedural yang diperlukan untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Undang-Undang CLARITY bertujuan menetapkan aturan yang lebih jelas untuk aset digital dan mendefinisikan tanggung jawab regulasi SEC dan CFTC.

Dewan Perwakilan Rakyat sebelumnya sudah meloloskan rancangan undang-undang tersebut, sementara anggota Senat menghabiskan berbulan-bulan bernegosiasi untuk versi mereka.

Sebelum pemungutan suara, Partai Republik merilis draf revisi dan mengatakan bahwa draf itu memasukkan 126 perubahan substantif yang diminta oleh Demokrat.

Meski begitu, masih ada perbedaan pendapat besar mengenai isu-isu termasuk:

• Etika dan konflik kepentingan terkait kripto
• Imbalan stablecoin
• Kekhawatiran di sektor perbankan
• Perlindungan bagi pengembang
• Penegakan regulasi

Kemudian, Sen. Thom Tillis mengubah pilihannya dan mengajukan mosi untuk mempertimbangkan kembali, sehingga membuka kemungkinan bagi Senat untuk meninjau ulang rancangan undang-undang tersebut.

Namun, waktu semakin menjadi faktor penting seiring mendekatnya pemilihan paruh waktu November.

Jika Kongres tidak mencapai kesepakatan selama sidang saat ini, Kongres berikutnya dapat meninjau kembali masalah tersebut, yang berpotensi memerlukan negosiasi baru dan rancangan undang-undang yang direvisi.

Inti yang lebih besar bukanlah bahwa regulasi kripto AS sudah selesai.

Melainkan bahwa salah satu upaya paling signifikan untuk menetapkan aturan struktur pasar yang lebih jelas justru menemui hambatan prosedural.

Pertanyaan utamanya masih:

Siapa yang mengatur aset digital?
Aset mana yang berada di bawah SEC?
Yang mana berada di bawah CFTC?
Aturan apa yang harus diikuti bursa dan pelaku pasar?

CLARITY dirancang untuk memberikan jawaban.

Untuk saat ini, jawaban-jawaban tersebut masih belum terselesaikan.

Undang-Undang CLARITY juga membutuhkan kejelasan.

#CLARITYAct #CryptoRegulation #DigitalAssets #SEC #CFTC