Fokus makro global hari ini sepenuhnya beralih ke keputusan tingkat suku bunga FOMC dari The Fed serta data penjualan ritel AS. Sementara itu, pada sesi Eropa, data CPI yang dirilis Inggris menunjukkan bahwa penyebaran inflasi relatif terbatas. Pasar secara umum memperkirakan The Fed akan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini, sehingga mendorong kisaran target suku bunga dana federal ke 3,75%-4,00%. Dari proyeksi pada titik (dot plot), nilai median atau isyarat yang diberikan tampaknya masih menunjukkan ruang bagi kenaikan puncak suku bunga.
Dari sudut pandang teknis dan penetapan harga berbasis makro, menjelang keputusan suku bunga, pasar sudah secara cukup menyerap ekspektasi kenaikan 25 basis poin. Biasanya, ketika keputusan sudah “terwujud”, situasi ini diiringi oleh pola aksi beli yang sering disebut sebagai “sepatu jatuh”. Bank Sentral Inggris menghadapi pelemahan tenaga kerja dan inflasi yang mencapai puncaknya, sehingga peluang untuk tetap tidak berubah (stand by) mencapai 80%. Tekanan marginal dari pengetatan likuiditas di luar negeri juga secara bertahap mulai melunak; struktur dasar likuiditas secara keseluruhan menjadi semakin jelas.
Indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS terlihat menunjukkan indikasi pola konsolidasi yang membentuk puncak di dekat level resistensi saat ini. Jika pernyataan pasca-FOMC tidak memunculkan bahasa yang terlalu hawkish (ekstrem) di luar ekspektasi, koreksi teknis pada USD dapat membuka jendela pemulihan (rebound) bagi aset berisiko. Penetapan harga pasar tradisional terhadap siklus pengetatan kini cenderung sudah mencapai titik jenuh.
Untuk pasar kripto, $BTC menunjukkan ketahanan yang sangat kuat dan kemampuan penyerapan dana yang besar pada level dukungan kunci. Begitu keputusan suku bunga menghapus ketidakpastian jangka pendek, pemulihan risk appetite berpotensi mendorong aset kripto untuk segera menembus area resistensi di bagian atas, serta memulai putaran saluran kenaikan (uptrend) berbasis “right side”. 📈
#FOMC #InterestRates #CryptoMarket
Dari sudut pandang teknis dan penetapan harga berbasis makro, menjelang keputusan suku bunga, pasar sudah secara cukup menyerap ekspektasi kenaikan 25 basis poin. Biasanya, ketika keputusan sudah “terwujud”, situasi ini diiringi oleh pola aksi beli yang sering disebut sebagai “sepatu jatuh”. Bank Sentral Inggris menghadapi pelemahan tenaga kerja dan inflasi yang mencapai puncaknya, sehingga peluang untuk tetap tidak berubah (stand by) mencapai 80%. Tekanan marginal dari pengetatan likuiditas di luar negeri juga secara bertahap mulai melunak; struktur dasar likuiditas secara keseluruhan menjadi semakin jelas.
Indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS terlihat menunjukkan indikasi pola konsolidasi yang membentuk puncak di dekat level resistensi saat ini. Jika pernyataan pasca-FOMC tidak memunculkan bahasa yang terlalu hawkish (ekstrem) di luar ekspektasi, koreksi teknis pada USD dapat membuka jendela pemulihan (rebound) bagi aset berisiko. Penetapan harga pasar tradisional terhadap siklus pengetatan kini cenderung sudah mencapai titik jenuh.
Untuk pasar kripto, $BTC menunjukkan ketahanan yang sangat kuat dan kemampuan penyerapan dana yang besar pada level dukungan kunci. Begitu keputusan suku bunga menghapus ketidakpastian jangka pendek, pemulihan risk appetite berpotensi mendorong aset kripto untuk segera menembus area resistensi di bagian atas, serta memulai putaran saluran kenaikan (uptrend) berbasis “right side”. 📈
#FOMC #InterestRates #CryptoMarket