#美联储加息是否已成定局

Data CME FedWatch menunjukkan bahwa probabilitas pasar untuk penetapan suku bunga acuan The Fed sebesar 25 basis poin pada pekan ini telah melonjak hingga lebih dari 92%. Probabilitas kenaikan suku bunga lagi pada bulan Desember juga menembus 75%. Suku bunga dana Federal akan dinaikkan dari 3,50%-3,75% menjadi 3,75%-4,00%. Ini bukan sekadar tebak-tebakan—ini taruhan yang dibayar dengan uang sungguhan.

Mari lihat kripto. Bitcoin saat ini berada di sekitar 77.300 dolar, sedang berkali-kali menguji level support Fibonacci kunci di 76.380 dolar. Di mana letak bahayanya? Data historis sangat kejam: dari 20 kali kenaikan suku bunga The Fed sebelumnya, 17 di antaranya terjadi penurunan harga Bitcoin setelah 30 hari, dengan penurunan median mencapai 9,3%. Lebih mengerikan lagi: setelah kenaikan pertama pada Desember 2015, Bitcoin anjlok 19% dalam 30 hari; setelah siklus kenaikan suku bunga dimulai pada Maret 2022, dalam 90 hari aset itu merosot tajam 46,3%. Jika sinyal kali ini cenderung hawkish dan level 76.380 dolar tembus ke bawah, target berikutnya adalah 72.820 dolar.

Lalu lihat saham AS. Macro Risk Advisors telah mengeluarkan peringatan yang tegas: jika kenaikan suku bunga benar-benar terjadi, S&P 500 menghadapi koreksi 8% hingga 10%, dan pada bulan Desember mungkin muncul tekanan turun gelombang kedua. Alasan utamanya apa? Kenaikan suku bunga akan “menekan margin laba perusahaan yang tidak bisa meneruskan biaya kepada konsumen”, sehingga langsung menghantam prospek laba. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun untuk pertama kalinya sejak 2023 telah menembus level 5%, sehingga jangkar valuasi aset berisiko sedang diangkat paksa.

Mengapa The Fed harus bergerak? CPI inti bulan Agustus naik 0,3% secara bulanan, melampaui ekspektasi. Inflasi selama bertahun-tahun terus berada di atas target 2%, dan Ketua The Fed, Worsh, telah menyatakan dengan jelas: jika inflasi tidak kembali ke target, pembuat kebijakan “masih punya pekerjaan yang harus dilakukan”. Yang lebih penting, pasar sudah mematok kenaikan suku bunga hingga 92%. Jika The Fed memilih diam sekarang, itu sama saja dengan merusak kredibilitasnya sendiri.

Kesimpulannya hanya satu kalimat: kenaikan suku bunga hampir pasti terjadi. Inti permainan sesungguhnya bukan lagi pada “apakah dinaikkan atau tidak”, melainkan apakah The Fed akan mengeluarkan sinyal hawkish bahwa kenaikan masih akan berlanjut. Untuk kripto dan saham AS, kenaikan suku bunga itu sendiri mungkin sudah sebagian diperhitungkan. Namun jika siklus pengetatan benar-benar dipastikan diperpanjang, dampaknya baru benar-benar mulai terasa.