Pendanaan berbasis bursa: AS membuka akses untuk kripto dan Argentina membatasi pada fiat.

CNV membatasi setoran di pasar modal lokal menjadi transfer fiat, berbeda dengan broker AS yang beroperasi dengan USDC.

Kondisi regulasi di Argentina bergerak menuju pengendalian yang lebih ketat dan terpusat dalam sistem perbankan tradisional untuk transaksi investasi.

Sejak disetujuinya Resolusi Umum No. 1166 oleh Dewan Direksi Komisi Nasional Efek (CNV) pada 14 September 2026, transfer bank atau virtual ditetapkan sebagai satu-satunya modus yang diizinkan untuk penerimaan dan penyerahan dana dari dan kepada klien di lingkungan pasar modal.

Meskipun teks resmi dokumen tidak menyebut secara eksplisit aset digital maupun kripto, isinya tegas dalam menetapkan bahwa kwitansi dan pembayaran harus dilakukan semata-mata dari atau ke rekening giro atau Claves Virtuales Uniformes (CVU) yang dimiliki oleh entitas atau penyedia pembayaran yang diotorisasi oleh Bank Sentral Republik Argentina (BCRA).

Ketentuan ini bertujuan memastikan ketersediaan dana secara langsung dan menghilangkan penolakan yang mungkin terjadi saat menggunakan cek, yang batas penggunaannya dalam sistem sebelumnya telah diatur melalui RG No. 1141.

Tujuan otoritas pengatur adalah memberikan kepastian operasional yang lebih besar dan memperkuat mekanisme pencegahan terhadap potensi tindakan yang merugikan, sejalan dengan peraturan anti pencucian uang.

Meski —sebagaimana disebutkan sebelumnya— ini bukanlah regulasi tentang kripto, aturan umum ini memblokir setiap jalur pendanaan alternatif, dengan pengecualian hanya untuk Agen Likuidasi dan Kliring (ALyC) yang terkait dengan pialang komoditas biji-bijian dan operasi agro, atau untuk investor asing yang tunduk pada due diligence khusus yang beroperasi melalui entitas kustodi lokal.

$NVDAB $AAPLB $AMZNB