Harga minyak mentah pada hari Selasa menembus di atas 105 dolar per barel, mencetak level tertinggi dalam empat bulan. Penyebabnya adalah pembatasan pasokan dari Timur Tengah: Arab Saudi menutup pipa bagian timur dan barat, sehingga berdampak pada pengiriman 7 juta barel minyak mentah per hari; beberapa ladang minyak di Libya juga menghentikan operasi akibat protes. Selain itu, stok minyak milik China berkurang, dengan peningkatan pesanan pada bulan Agustus.