Pasar obligasi Inggris sedang dihajar sekarang.
Imbal hasil gilt 30 tahun baru saja menyentuh 5,95% — tertinggi sejak Maret 1998. Angkanya 15x lebih tinggi dibanding level pada 2020.
Kini Inggris memiliki biaya pinjaman paling mahal di G7.
Hal ini penting karena ketika imbal hasil obligasi melonjak seperti ini, itu menandakan investor meminta imbal hasil yang jauh lebih tinggi untuk memegang utang Inggris. Bisa berarti kekhawatiran inflasi, kekhawatiran fiskal, atau keduanya.
Sebagai konteks: imbal hasil yang lebih tinggi = harga obligasi lebih rendah. Seseorang yang memegang obligasi Inggris dari beberapa tahun lalu kini tengah menanggung kerugian besar.
Perlu diperhatikan bagaimana dampaknya merembet ke pasar mata uang dan ekuitas Inggris. $GBP sedang tertekan.
Imbal hasil gilt 30 tahun baru saja menyentuh 5,95% — tertinggi sejak Maret 1998. Angkanya 15x lebih tinggi dibanding level pada 2020.
Kini Inggris memiliki biaya pinjaman paling mahal di G7.
Hal ini penting karena ketika imbal hasil obligasi melonjak seperti ini, itu menandakan investor meminta imbal hasil yang jauh lebih tinggi untuk memegang utang Inggris. Bisa berarti kekhawatiran inflasi, kekhawatiran fiskal, atau keduanya.
Sebagai konteks: imbal hasil yang lebih tinggi = harga obligasi lebih rendah. Seseorang yang memegang obligasi Inggris dari beberapa tahun lalu kini tengah menanggung kerugian besar.
Perlu diperhatikan bagaimana dampaknya merembet ke pasar mata uang dan ekuitas Inggris. $GBP sedang tertekan.
