🇺🇸 TERBARU: Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump akan menghormati keputusan suku bunga apa pun yang dibuat Besok oleh Ketua The Fed Kevin Warsh.

Pesan ini penting karena Trump berulang kali berargumen bahwa suku bunga AS seharusnya jauh lebih rendah. Namun menjelang keputusan Federal Reserve pada 16 September, pemerintahan kini menekankan bahwa Warsh memiliki kebebasan untuk mengikuti data ekonomi.

Begini situasinya:

• 🏦 Keputusan Fed: Rabu, 16 September
• 👤 Ketua Fed: Kevin Warsh
• 📈 Ekspektasi pasar: Trader sangat mematok harga pada kenaikan suku bunga 25 basis poin
• 💵 Kisaran yang diperkirakan jika suku bunga naik: 3,75%–4,00%
• 🔥 Inflasi: CPI AS naik 3,4% secara year-over-year pada Agustus, sementara inflasi inti bulanan dipercepat hingga 0,3%
• 🛢️ Minyak: Harga di atas $100 per barel menambah tekanan inflasi baru
• 🇺🇸 Preferensi Trump: Biaya pinjaman lebih rendah
• 🤝 Sikap Gedung Putih: Warsh akan dihormati apa pun keputusannya

Dan di sinilah ceritanya jadi menarik.

Kenaikan suku bunga akan menempatkan Warsh pada posisi sulit. Trump secara pribadi memilihnya dan mendorong suku bunga yang lebih rendah, namun inflasi tetap membandel sementara pasar keuangan kian memperkirakan The Fed akan mengetatkan kebijakan.

Kini pasar tidak hanya menantikan keputusan suku bunga, tetapi juga konferensi pers Warsh untuk petunjuk tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Investor ingin tahu apakah harga energi yang lebih tinggi, tarif dan inflasi yang terus bertahan dapat membuat suku bunga tetap tinggi lebih lama.

Untuk kripto dan aset berisiko, besok bisa menjadi peristiwa volatilitas besar.

**Apakah Warsh akan memberikan kenaikan suku bunga yang diperkirakan pasar—atau mengejutkan semua orang?**