Berdasarkan data alat pengamatan suku bunga terbaru dari CME, peluang The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan moneter yang akan datang telah meningkat menjadi 92,4%, sementara peluang mempertahankan suku bunga tetap hanya 7,6%. Mengintip hingga bulan Oktober, peluang untuk mempertahankan suku bunga turun lebih lanjut menjadi 4%, sedangkan peluang kenaikan 25 basis poin dan 50 basis poin masing-masing sebesar 52% dan 44%, menunjukkan penetapan harga pasar yang sangat tinggi terhadap kelanjutan kebijakan pengetatan.

Dari sisi teknikal dan struktur pasar, ekspektasi kenaikan suku bunga setinggi 92,4% berarti tekanan kebijakan paling ketat telah sepenuhnya dicerna oleh pergerakan harga (Priced in). Dalam perdagangan makro, ketika kepastian mencapai tingkat yang sedemikian ekstrem, sering kali menandai titik balik habisnya kabar buruk (bad news). Pasar telah lebih dulu menyelesaikan restrukturisasi posisi dan de-leveraging di bawah ekspektasi tersebut; tekanan jual ke bawah yang marginal kini mulai melemah.

Di pasar keuangan tradisional, imbal hasil Treasury AS dan indeks dolar biasanya berfluktuasi dan membentuk puncak dalam jangka pendek, atau di sekitar level-level resistensi kunci. Begitu “sepatu” kenaikan suku bunga benar-benar terealisasi, seiring ekspektasi yang akhirnya dibukukan, indeks dolar sangat mudah mengalami aksi ambil untung yang memicu koreksi teknikal. Kondisi ini kemudian membuka jendela pemulihan arus likuiditas yang kuat bagi komoditas dan aset berisiko secara keseluruhan.

Untuk pasar kripto, jika $BTC mampu bertahan di area dukungan teknikal kunci, realisasi kepastian makro akan sangat meningkatkan kepercayaan pembeli pasar. Setelah kabar buruk dibukukan, likuiditas umumnya akan dengan cepat kembali ke aset-aset yang oversold namun memiliki beta tinggi, sehingga berpotensi mendorong pasar kripto menjalani satu putaran technical rebound yang dipimpin oleh short covering.

#Fed #InterestRates #CryptoMarket