#CPIWatch | Akankah CPI Memicu Kenaikan Suku Bunga The Fed?
Langkah The Fed berikutnya kini menjadi salah satu pertanyaan makro terbesar bagi pasar saat ini.
Laporan pekerjaan AS terbaru keluar jauh lebih kuat dari perkiraan, dengan payroll nonfarm Agustus naik 162K dibanding ekspektasi sekitar 55K. Itu menunjukkan pasar tenaga kerja masih bertahan lebih baik daripada yang diperkirakan banyak trader. �
XTB.de
Setelah itu, muncul data CPI. Inflasi AS meningkat 0,4% pada bulan Agustus, sehingga inflasi headline tahunan CPI berada di 3,4%, sementara CPI inti naik 0,3% month-over-month. Kombinasi ini membuat The Fed semakin sulit mengabaikan risiko inflasi. �
Reuters
Pendapat saya: Saya cenderung bearish dalam jangka pendek untuk aset berisiko. Kenaikan 25bps kemungkinan akan mendukung dolar dan imbal hasil Treasury, sekaligus memberi tekanan pada ekuitas dan berpotensi pada emas.
Namun saya tidak berpikir ini otomatis berarti terjadi crash jangka panjang. Pasar bisa mem-price kenaikan dengan cepat jika The Fed mengomunikasikan bahwa ini merupakan langkah satu kali, bukan awal dari siklus pengetatan yang agresif.
Bagi saya, level kunci yang perlu diperhatikan adalah kekuatan USD, imbal hasil Treasury, emas, dan indeks saham utama.
Bullish atau bearish?
Saya tetap berhati-hati sampai keputusan dan panduan The Fed menjadi lebih jelas.
📊 Saya juga membagikan pandangan/trade pasar saya saat ini menggunakan Trade Sharing Widget.
#CPIWatch #Fed #FederalReserve #Inflation #InterestRates #Gold #Stocks #Trading #Macro #USMarkets
Sudut pandang ini lebih kuat karena memberikan sikap yang jelas + data pendukung + dampak pasar + ketidakpastian, alih-alih sekadar mengulang pertanyaan kampanye.
Langkah The Fed berikutnya kini menjadi salah satu pertanyaan makro terbesar bagi pasar saat ini.
Laporan pekerjaan AS terbaru keluar jauh lebih kuat dari perkiraan, dengan payroll nonfarm Agustus naik 162K dibanding ekspektasi sekitar 55K. Itu menunjukkan pasar tenaga kerja masih bertahan lebih baik daripada yang diperkirakan banyak trader. �
XTB.de
Setelah itu, muncul data CPI. Inflasi AS meningkat 0,4% pada bulan Agustus, sehingga inflasi headline tahunan CPI berada di 3,4%, sementara CPI inti naik 0,3% month-over-month. Kombinasi ini membuat The Fed semakin sulit mengabaikan risiko inflasi. �
Reuters
Pendapat saya: Saya cenderung bearish dalam jangka pendek untuk aset berisiko. Kenaikan 25bps kemungkinan akan mendukung dolar dan imbal hasil Treasury, sekaligus memberi tekanan pada ekuitas dan berpotensi pada emas.
Namun saya tidak berpikir ini otomatis berarti terjadi crash jangka panjang. Pasar bisa mem-price kenaikan dengan cepat jika The Fed mengomunikasikan bahwa ini merupakan langkah satu kali, bukan awal dari siklus pengetatan yang agresif.
Bagi saya, level kunci yang perlu diperhatikan adalah kekuatan USD, imbal hasil Treasury, emas, dan indeks saham utama.
Bullish atau bearish?
Saya tetap berhati-hati sampai keputusan dan panduan The Fed menjadi lebih jelas.
📊 Saya juga membagikan pandangan/trade pasar saya saat ini menggunakan Trade Sharing Widget.
#CPIWatch #Fed #FederalReserve #Inflation #InterestRates #Gold #Stocks #Trading #Macro #USMarkets
Sudut pandang ini lebih kuat karena memberikan sikap yang jelas + data pendukung + dampak pasar + ketidakpastian, alih-alih sekadar mengulang pertanyaan kampanye.
