Sebuah pikiran acak dari buku sketsaku.
Kita menghabiskan banyak waktu untuk mendengarkan orang-orang yang pintar.
Podcast. Ceramah. Buku. YouTube. LinkedIn.
Pendapat mereka, kisah-kisah, kerangka berpikir, dan pelajaran.
Semuanya bermanfaat.
Tapi kadang aku merasa kita menghabiskan terlalu banyak waktu untuk melihat ke luar sampai kita lupa untuk melihat ke cermin.
Apa sebenarnya yang telah aku alami?
Apa yang keliru?
Apa yang mengubah pikiranku?
Apa ceritaku?
Mungkin kita tidak selalu butuh guru lain.
Kadang orang yang paling menarik untuk diwawancarai adalah diri kita sendiri.
Sketsa hari Minggu + pikiran acak. ✍️
Kita menghabiskan banyak waktu untuk mendengarkan orang-orang yang pintar.
Podcast. Ceramah. Buku. YouTube. LinkedIn.
Pendapat mereka, kisah-kisah, kerangka berpikir, dan pelajaran.
Semuanya bermanfaat.
Tapi kadang aku merasa kita menghabiskan terlalu banyak waktu untuk melihat ke luar sampai kita lupa untuk melihat ke cermin.
Apa sebenarnya yang telah aku alami?
Apa yang keliru?
Apa yang mengubah pikiranku?
Apa ceritaku?
Mungkin kita tidak selalu butuh guru lain.
Kadang orang yang paling menarik untuk diwawancarai adalah diri kita sendiri.
Sketsa hari Minggu + pikiran acak. ✍️
