Menurut laporan AFP hari ini, pasukan Houthi di Yaman telah menyelesaikan kendali operasional atas seluruh Selat Bab al-Mandab, menandai eskalasi besar dalam ketegangan regional.

Perkembangan ini penting karena Selat Bab al-Mandab merupakan salah satu titik penguncian jalur laut (maritime choke point) yang paling vital di dunia, berfungsi sebagai gerbang ke Laut Merah dan Terusan Suez. Kendali penuh oleh Houthi secara signifikan meningkatkan risiko gangguan pengiriman niaga yang serius, mendorong premi asuransi maritim menjadi lebih tinggi, serta memicu kembali hambatan rantai pasok global.

Untuk pasar keuangan tradisional, eskalasi ini memberikan tekanan langsung ke atas harga minyak mentah dan ekspektasi inflasi. Krisis yang berkepanjangan dapat menghambat tren disinflasi global, sehingga mendorong bank sentral mempertahankan sikap moneter yang lebih ketat lebih lama—yang menguatkan Dolar AS dan menekan aset berisiko yang lebih luas.

Bagi sektor kripto, meningkatnya risiko geopolitik umumnya memicu sentimen risk-off dalam jangka pendek, yang dapat menyebabkan volatilitas di $BTC dan altcoin. Namun, ketidakstabilan makroekonomi yang berkelanjutan dan kekhawatiran depresiasi mata uang sering kali justru memperkuat daya tarik jangka panjang Bitcoin sebagai aset safe-haven yang tidak berkorelasi.

#geopolitics #oil #macro