Bursa Singapura mendapat otorisasi dari CFTC AS, kontrak berjangka abadi Bitcoin dan Ethereum kini resmi dibuka untuk institusi di Amerika

Pada 10 September, menurut laporan Coindesk, Bursa Singapura (SGX) telah memperoleh otorisasi dari Badan Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC), sehingga secara resmi membuka kontrak berjangka abadi Bitcoin dan Ethereum bagi investor institusional di Amerika.

Otorisasi ini didasarkan pada ketentuan peraturan regulasi Pasal 48.10 dari Undang-Undang Perdagangan Komoditas AS, yang menandai pertama kalinya lembaga keuangan tradisional di Amerika dapat langsung mengakses kumpulan likuiditas kripto di Asia.

KC Lam, kepala divisi derivatif kripto di Grup SGX, mengatakan bahwa otorisasi ini merupakan tonggak penting, yang menghubungkan peserta AS yang sebelumnya tidak dapat berpartisipasi dalam perdagangan kontrak terkait dengan pasar Asia secara lebih erat.

Sejak mulai diluncurkan pada akhir November 2025, kinerja kontrak berjangka abadi kripto SGX kuat; total nilai transaksi telah mencapai 5,8 miliar dolar AS, atau sekitar 400.000 lot kontrak.

Data menunjukkan partisipasi pasar terus meningkat. Hingga Agustus tahun ini, volume transaksi harian rata-rata untuk kedua jenis kontrak sekitar 1.300 lot, dengan nilai nosional sekitar 19 juta dolar AS.

Dari struktur produk, kontrak Bitcoin mendominasi, menyumbang 66% dari total posisi kontrak terbuka sejak peluncuran, serta 83% dari volume transaksi harian rata-rata.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tertinggi dalam satu hari mencapai 11.500 lot, dengan nilai nosional sekitar 145 juta dolar AS, yang mencerminkan permintaan kuat investor institusional terhadap derivatif kripto teregulasi.

SGX memperkirakan, dalam satu atau dua bulan ke depan, seiring anggota kliring AS menyelesaikan integrasi klien secara bertahap, likuiditas pasar ini akan semakin meningkat.

Selain itu, berbeda dengan bursa kripto asli, SGX menggunakan mekanisme margin tambahan untuk mencegah terjadinya likuidasi berantai (chain liquidation). Perdagangan dan kliring dipisahkan, sehingga memberikan lingkungan perdagangan yang lebih stabil bagi institusi.

Ke depan, SGX berencana memperluas lini produk berdasarkan kontrak berjangka abadi yang sudah ada, dengan meluncurkan produk berjangka dan opsi berbasis waktu jatuh tempo untuk Bitcoin dan Ethereum.

Strategi ekspansi produk secara bertahap ini kemungkinan akan memberi investor institusional alat perdagangan derivatif kripto yang lebih lengkap, sekaligus mendorong pasar aset kripto bergerak menuju standarisasi dan diversifikasi.

#CFTC授权亚洲交易所入美