📰 Data gaji Jepang untuk Juli keluar, dan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral kembali terdorong. Pertumbuhan gaji nominal year-on-year naik 4,7%, lebih tinggi dari 4% setelah revisi untuk Juni, sekaligus merupakan kenaikan terbesar sejak 1997.

🔥 Yang lebih penting, angka ini jelas melampaui perkiraan ekonom sebelumnya, yaitu 3,8%, dan sudah terjadi selama enam bulan berturut-turut dengan kenaikan lebih dari 3%, mencatat rekor terpanjang dalam 34 tahun. Jujur saja, konsistensi seperti ini jauh lebih berbobot dibanding lonjakan tajam yang hanya terjadi dalam satu bulan.

💡 Setelah disesuaikan dengan inflasi dan setelah menghapus komponen sewa, pertumbuhan gaji riil mencapai 2,4%, tertinggi dalam hampir lima tahun. Gaji pokok juga naik 4,1%, sementara gaji riil karyawan penuh waktu naik 2,7%. Ini menunjukkan perubahan kali ini bukan sekadar efek dari bonus atau tunjangan lembur di permukaan.

👀 Di baliknya, ada dua sisi: di satu pihak, profit perusahaan masih kuat; di pihak lain, pasar tenaga kerja masih ketat. Ketika upah benar-benar mulai menyalur ke pendapatan riil, itu memang memberi Bank of Japan alasan lebih kuat untuk terus berjalan di jalur kenaikan suku bunga.

🤔 Saat ini, pasar pada dasarnya sudah mencerna ekspektasi kenaikan suku bunga pada rapat minggu depan. Bahkan ada yang bertaruh bahwa kebijakan ketat tidak akan terlalu lama, lalu akan dilanjutkan lagi. Akankah Bank of Japan kali ini menaikkan suku bunga lebih cepat daripada yang dipikirkan pasar?

#日本经济 #日本央行 #全球宏观 #加息_日本