Reaksi pasar mengatakan semuanya.
AS menambah 162.000 pekerjaan—tiga kali lipat dari perkiraan. Angka yang kuat. Seharusnya jadi kabar baik.
Saham turun.
Kenapa? Karena ketenagakerjaan yang kuat = The Fed mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Setelah 60 bulan berturut-turut inflasi di atas 2%, para trader kini justru berharap pertumbuhan pekerjaan melemah. Mereka menginginkan pelemahan agar suku bunga bisa turun.
Di situlah posisi kita sekarang. Pasar bersorak atas penderitaan ekonomi karena itulah satu-satunya jalan menuju uang yang lebih mudah. Struktur insentifnya benar-benar terbalik.
Ketika kabar baik menjadi kabar buruk, ada sesuatu yang mendasar yang salah.
AS menambah 162.000 pekerjaan—tiga kali lipat dari perkiraan. Angka yang kuat. Seharusnya jadi kabar baik.
Saham turun.
Kenapa? Karena ketenagakerjaan yang kuat = The Fed mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama. Setelah 60 bulan berturut-turut inflasi di atas 2%, para trader kini justru berharap pertumbuhan pekerjaan melemah. Mereka menginginkan pelemahan agar suku bunga bisa turun.
Di situlah posisi kita sekarang. Pasar bersorak atas penderitaan ekonomi karena itulah satu-satunya jalan menuju uang yang lebih mudah. Struktur insentifnya benar-benar terbalik.
Ketika kabar baik menjadi kabar buruk, ada sesuatu yang mendasar yang salah.
