Office of the Comptroller of the Currency AS (OCC) telah menyetujui secara bersyarat permohonan Revolut untuk mendapatkan lisensi perbankan nasional. Ini adalah langkah penting dalam upaya fintech tersebut untuk merebut pasar terbesar di dunia, tulis Bloomberg.

Rincian

Untuk mendapatkan lisensi perbankan di AS, Revolut masih harus memperoleh persetujuan penuh dari OCC, serta Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) dan Federal Reserve System (FRS), demikian disampaikan perusahaan. Namun, langkah maju dari OCC disebutnya sebagai «tonggak penting dalam perjalanan menuju bank benar-benar global pertama di dunia».

Persetujuan OCC membuka jalan bagi Revolut untuk akses langsung ke sistem pembayaran Federal Reserve (FRS), menerima simpanan dari pelanggan dengan perlindungan asuransi federal hingga $250.000, serta memberikan pinjaman pribadi dan kartu kredit, demikian tulis Bloomberg. Hingga saat ini, layanan tersebut bergantung pada bank-bank mitra dalam menyediakan layanan di AS, catat agensi itu. Setelah mendapatkan semua persetujuan, Revolut juga berencana menambahkan stablecoin dan mata uang kripto ke dalam jajaran produknya.

Bank berencana meluncurkan operasi penuh sebagai bank di pasar AS pada tahun 2027. Revolut mengajukan permohonan izin bank AS pada Maret 2026.

"Persetujuan bersyarat dari OCC—langkah awal yang penting menuju pembentukan Revolut Bank US yang direncanakan," kata pendiri dan CEO Revolut, Nikolai Storonsky, seperti dikutip dalam pernyataan perusahaan. "Ini memberi kami landasan untuk berkembang di pasar keuangan terbesar di dunia dan memungkinkan kami menawarkan rangkaian penuh kemampuan Revolut kepada jutaan warga Amerika"

AS merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama Revolut: perusahaan berkomitmen untuk menginvestasikan $500 juta di pasar Amerika selama tiga hingga lima tahun, demikian dikutip Bloomberg.

Konteks

Revolut dinilai sebesar $115 miliar dalam rangka penjualan saham yang dimulai pada Juli 2026. Fintech ini memiliki lebih dari 80 juta pelanggan di seluruh dunia, menjadikannya salah satu perusahaan fintech terbesar dan paling cepat berkembang, demikian tulis Bloomberg. Target terdekat layanan ini adalah meningkatkan jumlah pelanggan hingga 100 juta.

Pada 10 Agustus, Revolut menerima persetujuan untuk lisensi perbankan penuh di Prancis. Perusahaan menargetkan pembukaan kantor pusat baru untuk Eropa Barat di Paris pada tahun 2027. Setelah itu, bank berencana masuk secara bertahap ke pasar Jerman, Irlandia, Italia, Portugal, dan Spanyol. Unit Revolut Bank di Lituania akan terus melayani pelanggan di negara-negara lain di Kawasan Ekonomi Eropa. Pada Maret 2026, Revolut diberi lisensi perbankan penuh di pasar domestiknya—di Inggris Raya.

Selain Eropa, Revolut juga berhasil memperoleh lisensi penuh di Meksiko pada Januari 2026, yang disebutnya sebagai salah satu pasar global kunci. Pada Oktober tahun lalu, Revolut juga mendapatkan izin untuk mendirikan bank dari otoritas di Kolombia, dan pada Januari 2026, layanan tersebut mengajukan izin perbankan di Peru. Di Argentina, Revolut membeli bank lokal Cetelem dari BNP Paribas.ㅤ

#FinancialNews2026 , #GlobalEconomicNews