Pasar obligasi kembali gelisah. Imbal hasil global naik karena kekhawatiran inflasi muncul lagi di tengah defisit fiskal yang membengkak—ketegangan khas fase akhir siklus antara optimisme pertumbuhan dan keberlanjutan utang.

September memenuhi reputasinya sebagai anak bermasalah di pasar. Secara historis ini adalah bulan terlemah, dan kami melihat kerapuhan musiman itu benar-benar terwujud.

PwC baru saja menurunkan estimasi yang direvisi untuk belanja modal (capex) pusat data—angkanya sangat mengejutkan. Pembangunan infrastruktur AI tidak melambat. Pertanyaannya: apakah investasi ini akan menghasilkan imbal hasil yang membenarkan pengeluaran, atau apakah kita sedang menyaksikan siklus capex lain yang berakhir pada penulisan (writedowns).

Ingat: alokasi modal lebih penting daripada penempatan modal. Membelanjakan miliaran tidak otomatis menciptakan nilai kecuali jika menghasilkan arus kas di atas biaya modal. Perhatikan profil imbal hasilnya, bukan hanya angka-angka headline.