— ELON MUSK

HE TWEET-CRASHED THE CRYPTO MARKET AND MADE BILLIONS DOING IT.

Elon Musk bukan pendiri kripto. Dia adalah agen kekacauan yang menemukan bahwa 280 karakter bisa menggerakkan pasar senilai triliunan.

Mari kita mundur. Lahir di Afrika Selatan pada 1971, Musk adalah anak yang mengajari dirinya sendiri untuk coding dan menjual game video pertamanya seharga $500 saat berusia 12 tahun. Di usia 20-an, ia sudah mendirikan X.com (yang kemudian bergabung ke PayPal), membuktikan bahwa ia memahami uang digital bahkan sebelum kebanyakan orang memiliki email.

Tapi ini bagian yang gila: Musk diam soal kripto selama bertahun-tahun. Lalu, pada Januari 2021, ia menambahkan "#bitcoin" ke bio Twitter-nya. Harga melonjak 20% dalam hitungan jam. Satu tweet. Jutaan berpindah.

Drama sesungguhnya dimulai ketika Tesla membeli Bitcoin senilai 1,5 miliar dolar pada Februari 2021. Tiba-tiba, Musk bukan cuma CEO miliarder—dia adalah paus kripto dengan platform seperti dewa. Selama berbulan-bulan, ia menggaungkan Bitcoin, Dogecoin menjadi saham meme pribadinya, dan Twitter kripto menggantungkan setiap kata padanya.

Lalu datang Mei 2021. Musk mengumumkan Tesla tidak akan lagi menerima Bitcoin karena kekhawatiran lingkungan. Bitcoin jatuh 10% dalam beberapa menit. Orang yang sebelumnya mengerek pasar baru saja membuangnya. Tuduhan pun berterbangan: Apakah dia memanipulasi harga? Perdagangan orang dalam? SEC tetap diam.

Pada 2022, Musk mengalihkan fokus ke X (dulu Twitter), tapi warisan kriptonya sudah terpatri. Ia membuktikan bahwa di era media sosial, seorang miliarder dengan pengeras suara bisa menggerakkan pasar yang selama puluhan tahun dibangun oleh institusi.

PELAJARANNYA: Dalam kripto, narasi adalah mata uang. Dan Musk menguasai mesin pencetaknya.

Siapa yang harus kita tonjolkan berikutnya? Tulis namanya di bawah ini 👇

#CryptoLife #HODLorFold #Web3 #BlockchainNews