Utang AS naik $715 miliar dalam 6 bulan. Imbal hasil 10 tahun naik dari 4,48% menjadi 4,75%.

Respons Treasury? Beli kembali $4 miliar obligasi berdurasi panjang.

Ini hanya memindahkan kursi dek. Menukar utang jangka panjang dengan utang jangka pendek tidak memperbaiki masalah inti—kita tetap meminjam seolah tidak ada hari esok.

Matematikanya sederhana: lebih banyak pasokan utang + tidak ada perubahan defisit = suku bunga lebih tinggi dari waktu ke waktu.

Sampai belanja benar-benar melambat atau pendapatan menyusul, para penjaga obligasi akan terus menuntut imbal hasil yang lebih tinggi. Itu bukan persoalan kebijakan yang bisa direkayasa hilang dengan pembelian kembali.

Ini berdampak bagi semua orang. Imbal hasil Treasury yang lebih tinggi = suku bunga KPR yang lebih tinggi, kredit kendaraan, dan kartu kredit. Biaya utang pemerintah menjadi biaya utang Anda.

Kita tidak bisa keluar dari masalah pinjam-meminjam dengan cara meminjam lagi.