Aset tokenisasi到底有没有人在用—apakah benar ada yang memakainya? Pertanyaan ini sekarang jadi perdebatan besar.
Ada yang bilang kurang dari 1%, ada yang bilang 7%, ada yang berteriak 11,7%, dan ada yang mengklaim cepat sampai 20%.
Keempat angka itu sudah dirilis tahun ini; semuanya tampak “masuk akal”, tapi jumlahnya jelas tidak sama.
Yang paling mencolok adalah klaim “kurang dari 1%”. Pada aset dunia nyata senilai $51 miliar yang sudah masuk ke on-chain, ternyata yang benar-benar bekerja hanya beberapa persen.
Pernyataan ini dianggap sebagai bukti: katanya keuangan on-chain itu hanya mainan, uangnya hanya tergeletak dan “mati suri”.
Tapi kalau dilihat lebih teliti, ada yang janggal: angka ini hanya mengukur tiga reksa dana pasar uang—BlackRock BUIDL, Circle USYC, dan Franklin iBENJI.
Totalnya 7,2 miliar, namun yang benar-benar dideploy hanya 50 juta.
Kalau keranjang diperlebar, angkanya langsung berubah wajah.
DeFiLlama menghitung 11,7%; CoinShares menghitung berdasarkan portofolio 7,4 miliar, langsung melonjak ke 19%.
Masalahnya bukan karena angkanya rendah, tapi karena pembilang dan penyebutnya sama-sama sedang “berakting”.
Ada aset yang masuk ke on-chain tapi dari awal memang tidak berniat digerakkan—cuma menempati “slot”, seperti penitipan (custody); tidak bisa dihitung sebagai idle yang benar-benar menganggur.
Ada juga aset yang diselesaikan secara off-chain; mereka bahkan tidak masuk statistik, datanya cuma “menangkap hasil kosong”.
Jadi, jangan buru-buru mengejek keuangan on-chain itu mainan.
Kenyamanan yang kamu lihat mungkin hanya karena definisi statistiknya menyembunyikan panas yang sebenarnya.
Dalam permainan ini, siapa yang lebih dulu merebut kendali atas definisi—dia yang memegang hak berbicara.
Apakah aset on-chain benar-benar aktif? Adu data menjelang. Kebenaran ada di tengah.
Setiap hari, aku mengajakmu menyorot tren panas RWA—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika di baliknya dan peluangnya 👀🚀
Klik tautan berikut untuk mengikuti aku👇🏻加入小恐龙粉丝群
#RWA #tokenisasi #keuanganOnChain
Ada yang bilang kurang dari 1%, ada yang bilang 7%, ada yang berteriak 11,7%, dan ada yang mengklaim cepat sampai 20%.
Keempat angka itu sudah dirilis tahun ini; semuanya tampak “masuk akal”, tapi jumlahnya jelas tidak sama.
Yang paling mencolok adalah klaim “kurang dari 1%”. Pada aset dunia nyata senilai $51 miliar yang sudah masuk ke on-chain, ternyata yang benar-benar bekerja hanya beberapa persen.
Pernyataan ini dianggap sebagai bukti: katanya keuangan on-chain itu hanya mainan, uangnya hanya tergeletak dan “mati suri”.
Tapi kalau dilihat lebih teliti, ada yang janggal: angka ini hanya mengukur tiga reksa dana pasar uang—BlackRock BUIDL, Circle USYC, dan Franklin iBENJI.
Totalnya 7,2 miliar, namun yang benar-benar dideploy hanya 50 juta.
Kalau keranjang diperlebar, angkanya langsung berubah wajah.
DeFiLlama menghitung 11,7%; CoinShares menghitung berdasarkan portofolio 7,4 miliar, langsung melonjak ke 19%.
Masalahnya bukan karena angkanya rendah, tapi karena pembilang dan penyebutnya sama-sama sedang “berakting”.
Ada aset yang masuk ke on-chain tapi dari awal memang tidak berniat digerakkan—cuma menempati “slot”, seperti penitipan (custody); tidak bisa dihitung sebagai idle yang benar-benar menganggur.
Ada juga aset yang diselesaikan secara off-chain; mereka bahkan tidak masuk statistik, datanya cuma “menangkap hasil kosong”.
Jadi, jangan buru-buru mengejek keuangan on-chain itu mainan.
Kenyamanan yang kamu lihat mungkin hanya karena definisi statistiknya menyembunyikan panas yang sebenarnya.
Dalam permainan ini, siapa yang lebih dulu merebut kendali atas definisi—dia yang memegang hak berbicara.
Apakah aset on-chain benar-benar aktif? Adu data menjelang. Kebenaran ada di tengah.
Setiap hari, aku mengajakmu menyorot tren panas RWA—bukan cuma melihat berita apa yang terjadi, tapi juga membantu kamu memahami logika di baliknya dan peluangnya 👀🚀
Klik tautan berikut untuk mengikuti aku👇🏻加入小恐龙粉丝群
#RWA #tokenisasi #keuanganOnChain
