Tadi malam, Wosh ngomong banyak. Kalau diterjemahin jadi bahasa yang gampang, intinya cuma ini: kalau inflasi nggak mau turun ke 2%, The Fed ya harus terus kerja.

Soalnya sekarang di AS lapangan kerja belum ambruk, ekonominya juga masih sanggup bertahan. Investasi AI bahkan lagi kuat. Suku bunga 3,5%–3,75% aja belum bikin ekonomi jatuh secara jelas—kalau begitu, The Fed juga nggak punya alasan untuk buru-buru beralih jadi dovish. Selama inflasi tetap nempel kayak gitu, kenaikan suku bunga tetap ada di meja.

Wosh juga membantah kembali ide pasar sebelumnya bahwa “kenaikan suku bunga hampir selesai.” Untuk jangka pendek, jelas nggak akan nyaman buat saham AS dan BTC. Begitu imbal hasil obligasi AS dan dolar naik, saham teknologi yang valuasinya tinggi dan dunia kripto juga bakal ditekan.

Tapi kali ini beda dari aksi jual karena takut resesi. Ekonominya sendiri memang nggak jelek-jelek amat. Di sisi AI, Wosh sendiri juga kelihatan cukup yakin, jadi menurutku yang terjadi lebih banyak adalah membunuh valuasi, bukan membunuh logika.

Ke depan, fokus saja ke inflasi dan lapangan kerja. Kalau lapangan kerja tetap kuat dan inflasi tetap nempel, ekspektasi kenaikan suku bunga bakal nggak turun. Nanti kalau inflasi benar-benar mulai kelihatan turun jelas, saham AS dan BTC justru paling berpeluang duluan gas.