TLDR
Saham Amazon naik karena pendapatan AWS melonjak 37% dan belanja AI terus bertambah
Amazon meningkatkan belanja AI karena pendapatan AWS mencapai $42,2 miliar pada kuartal kedua
Bisnis AI dan chip Amazon masing-masing melampaui angka kapitalisasi pendapatan tahunan sebesar $25 miliar
Saham Amazon bertahan di dekat $265 karena level resistance utama tetap di $267,50
Belanja AI besar Amazon mendorong arus kas bebas (free cash flow) masuk ke wilayah negatif
Saham Amazon (AMZN) naik 3,49% menjadi $265,21 selama sesi perdagangan Jumat setelah pembelian kuat mendorong saham melewati $260 dan mendekati resistance $267,50. Langkah tersebut membawa saham ke kisaran $265, sementara $262,50 dan $260 tetap menjadi level support utama untuk hari itu. Sementara itu, belanja AI Amazon yang terus meluas beriringan dengan pertumbuhan AWS yang lebih cepat dan pendapatan yang meningkat dari bisnis AI dan chip-nya.
Amazon.com, Inc., AMZN
Amazon Memperluas Belanja Infrastruktur AI
Amazon menghabiskan $131 miliar untuk belanja modal (capital expenditures) pada 2025, dibandingkan $83 miliar pada 2024. Perusahaan pada awalnya memproyeksikan sekitar $200 miliar untuk belanja modal pada 2026, tetapi kemudian menaikkan angka tersebut menjadi hampir $220 miliar. Akibatnya, perusahaan berpotensi menghabiskan hingga $628 miliar pada periode hingga 2028 saat mereka memperluas kapasitas komputasi dan infrastruktur terkait.
Belanja yang lebih tinggi telah menekan arus kas bebas Amazon meskipun generasi arus kas operasi kuat. Amazon menghasilkan $161,4 miliar dalam arus kas operasi selama 12 bulan hingga 30 Juni, sementara arus kas bebas turun menjadi negatif $7,6 miliar. Namun, belanja tersebut mendukung pusat data, chip, peralatan jaringan, dan infrastruktur lain yang dibutuhkan untuk layanan cloud dan AI.
Amazon juga mengaitkan sebagian besar belanja modal AWS pada 2026 dengan komitmen pelanggan. Karena itu, perusahaan mengharapkan sebagian besar kapasitas tersebut menghasilkan pendapatan pada 2027 dan 2028. Pendekatan ini menghubungkan pembangunan infrastruktur dengan permintaan yang sudah ada untuk komputasi cloud dan kapasitas AI.
Pendapatan AWS Dipacu Seiring Permintaan AI
Pendapatan AWS meningkat 37% year over year menjadi $42,2 miliar pada kuartal kedua. Kenaikan ini menandai tingkat pertumbuhan tercepat AWS dalam 18 kuartal, sementara pendapatan operasi AWS mencapai $16,6 miliar dari $10,2 miliar. Amazon mengatakan bisnis AI dan chip miliknya masing-masing melampaui angka pendapatan tahunan sebesar $25 miliar.
Hasil AWS menunjukkan permintaan yang lebih kuat seiring belanja infrastruktur Amazon yang lebih tinggi. Selain itu, unit cloud terus menjadi sumber utama pendapatan operasi saat Amazon memperluas kemampuan AI-nya. Dengan demikian, investasi infrastruktur perusahaan mendukung layanan yang sudah menghasilkan penjualan dan laba operasi yang cukup besar.
Bisnis ritel Amazon juga menggunakan AI untuk memengaruhi penemuan produk dan aktivitas belanja. Dalam survei ritel online, 57% pengguna Alexa AI melaporkan membeli sebuah produk yang sebelumnya tidak mereka ketahui. Akibatnya, alat AI Amazon dapat memengaruhi penemuan produk saat perusahaan memperluas infrastruktur AI yang lebih luas.
Angka terbaru mengaitkan kinerja saham Amazon dengan pertumbuhan cloud yang lebih kuat serta operasi terkait AI yang terus berkembang. Namun, arus kas bebas (free cash flow) yang negatif tetap menjadi hasil langsung dari belanja modal perusahaan yang besar. Harga saham Amazon sebesar $265,21 mencerminkan lonjakan kuat di atas $260, sementara $267,50 tetap menjadi level resistance terdekat yang disebutkan.
Artikel setelah Amazon (AMZN) Stock:AI Investment Gains Momentum as AWS Revenue Surges pertama kali tayang di Blockonomi.
