Dari pidato Jackson Hole hari ini, Jackson menunjukkan bahwa Bausch cukup yakin dengan fundamental ekonomi AS, tetapi ia menilai inflasi masih jauh di atas target. Karena itu, tugas utama The Fed saat ini tetap mengendalikan inflasi; sekaligus ia mencoba membentuk ulang cara komunikasi kebijakan The Fed, melemahkan forward guidance, dan menekankan data, sinyal pasar, serta fleksibilitas kebijakan. Bausch tidak berkomitmen apakah pertemuan berikutnya akan menaikkan suku bunga, menurunkannya, atau mempertahankannya; bahkan ia secara sengaja menegaskan bahwa komitmennya adalah “disiplin, bukan keputusan tertentu”. Secara keseluruhan, nada pidatonya jelas condong ke hawkish, tetapi bukan jenis hawkish yang secara langsung mengumumkan akan menaikkan suku bunga.

Secara lebih spesifik, pidato tersebut terutama memiliki empat poin:

Pertama, AI mungkin sedang mengubah potensi pertumbuhan jangka panjang ekonomi AS. Namun, ia secara tegas menyatakan bahwa masalah-masalah jangka panjang ini tidak akan memengaruhi keputusan kebijakan moneter saat ini.

Kedua, ia jelas tidak menyukai “forward guidance” dalam pengertian tradisional. Jika The Fed terlalu cepat berkomitmen pada lintasan suku bunga di masa depan, justru bisa membatasi kebebasan kebijakan mereka.

Ketiga, ia memberikan kerangka kebijakan moneter yang cukup jelas. Mengurangi manajemen mikro bank sentral terhadap pasar, mengurangi komitmen kebijakan, sekaligus memperkuat stabilitas harga dan kredibilitas bank sentral.

Keempat, dan ini bagian yang paling menjadi perhatian pasar: saat ini ia jelas lebih mengkhawatirkan inflasi daripada lapangan kerja. Kesimpulannya adalah, saat ini pasar tenaga kerja pada dasarnya sudah sesuai dengan kondisi full employment. Masalah sebenarnya ada pada inflasi.